Berita

PAIF Tegalrejo Bimbing Catin: Jadilah Pasangan yang Saling Memuliakan, Saling Menguatkan

Yogyakarta (KUA Tegalrejo) – Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Kecamatan Tegalrejo, H. Kusmanto, S.Ag. melaksanakan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin (Catin) di Ruang Penasihatan KUA Tegalrejo, Rabu (23/9/2026).

Bimbingan ini merupakan layanan wajib bagi setiap calon pengantin sebelum melangsungkan akad nikah. Tidak hanya sekedar pemenuhan administrasi, bimbingan dikemas secara mendalam, humanis, dan aplikatif agar catin benar-benar siap secara mental, spiritual, dan sosial.

Mengusung pesan utama “Jadilah Pasangan yang Saling Memuliakan, Saling Menguatkan”, PAIF Tegalrejo mengajak catin untuk memahami hakikat pernikahan sebagai ibadah terpanjang.

“Pernikahan itu bukan hanya menyatukan dua hati, tapi menyatukan dua ibadah dalam satu niat. Kuncinya bukan mencari pasangan yang sempurna, tapi menjadi pasangan yang saling memuliakan dan saling menguatkan,” ujar PAIF di hadapan catin.

Dalam materinya, Penyuluh menekankan 3 Pilar Keluarga Sakinah yang harus dibangun sejak awal:
1. Memuliakan, Bukan Menyalahkan (Mu’asyarah bil Ma’ruf)
Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 19: “Dan bergaullah dengan mereka secara patut.” Suami memuliakan istri, istri menghormati suami. Hentikan kebiasaan saling menyalahkan, ganti dengan saling memaafkan. Lisan yang memuliakan adalah sedekah terbaik di dalam rumah tangga.

2. Menguatkan, Bukan Melemahkan (Mawaddah wa Rahmah)
Pasangan adalah pakaian. Fungsi pakaian adalah menutupi aib, menghangatkan, dan memperindah. Jangan umbar kekurangan pasangan di media sosial atau kepada orang lain. Jadilah penguat ketika pasangan lemah, menjadi penenang ketika pasangan gundah.

3. Meluruskan Niat Karena Allah (Lillah)
Rasulullah SAW bersabda: “Amal itu tergantung niatnya.” (HR. Bukhari Muslim). Jika niat menikah karena Allah, maka lelahnya mengasuh anak, sabarnya mencari nafkah, semua bernilai pahala. Jika niatnya hanya karena dunia, maka sedikit masalah akan terasa besar.

Kegiatan berlangsung interaktif. Catin tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak berdiskusi tentang cara mengelola konflik, manajemen keuangan keluarga, serta pentingnya menjaga komunikasi.

Salah satu catin mengaku sangat terbantu. “Awalnya kami kira bimbingan hanya formalitas. Ternyata isinya sangat menyentuh dan praktis. Kami jadi lebih siap dan paham bahwa nikah itu butuh ilmu,” ungkapnya.

Kepala KUA Tegalrejo H. Supasdi, S.Ag. menambahkan bahwa KUA Tegalrejo berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan ramah kepada catin.

“Kami ingin setiap pasangan yang menikah di Tegalrejo itu benar-benar siap. Bukan hanya siap pestanya, tapi siap ibadahnya. Dengan bekal bimbingan ini, semoga angka perceraian bisa ditekan dan lahir keluarga-keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah di Tegalrejo,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pernikahan catin dan pembacaan komitmen keluarga sakinah. (Kus)

#BimwinCatin
#KeluargaMaslahah
#KUATegalrejo
#KemenagKotaYogyakarta

Leave a Reply