Murid MAN 1 Yogyakarta, Parista Karimatun Larasati Melaju ke Final Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa #4 DIY

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN 1 Yogyakarta. Parista Karimatun Larasati dari kelas XII D, berhasil lolos ke babak final Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa ke-4 (OBAJ #4) tingkat DIY setelah melalui babak semifinal yang ketat.
Babak semifinal OBAJ #4 untuk wilayah Kota Yogyakarta dilaksanakan pada Rabu, (2/9/2026) di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (DIKPORA) Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara itu, babak final akan digelar pada hari Rabu s.d. Jumat, (9-11/9/2026) di tempat yang sama.
Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan MGMP Bahasa Jawa. OBAJ #4 diikuti oleh peserta terbaik dari jenjang SMA/MA dan SMK se-DIY.
Dalam lomba ini peserta diuji melalui 50 butir soal yang terdiri dari 40 soal pilihan ganda dan 10 soal isian singkat. Materi yang diujikan meliputi tata bahasa, sastra Jawa, unggah-ungguh basa, serta kemampuan membaca dan menulis aksara Jawa.
Perjalanan Parista menuju final tidak lepas dari tantangan. Kendala utama yang dihadapi adalah membagi waktu antara kegiatan akademik di madrasah dan latihan intensif, serta kompleksitas materi aksara Jawa yang membutuhkan ketelitian tinggi.
Untuk mempersiapkan diri, Parista mengikuti latihan rutin di bawah bimbingan Dina Wahyuningtyas, S.Pd, guru Bahasa Jawa MAN 1 Yogyakarta. Bentuk latihan meliputi pendalaman materi, bedah soal tahun sebelumnya, praktik menulis aksara Jawa, dan simulasi pengerjaan soal dengan batas waktu.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan Ananda Parista Karimatun Larasati dari kelas XII D. Lolos ke final OBAJ #4 adalah bukti nyata bahwa murid MAN 1 Yogyakarta tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga peduli terhadap pelestarian bahasa dan budaya Jawa. Semoga di babak final tanggal 9 s.d 11 September nanti, Parista dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama madrasah di tingkat DIY,”_ ujar Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd.
Parista mengaku bersyukur dan termotivasi. “Alhamdulillah bisa sampai final. Awalnya gugup, tapi berkat bimbingan Bu Dina dan dukungan madrasah jadi lebih percaya diri. Target saya bisa memberikan hasil terbaik untuk MAN 1 Yogyakarta,” ungkapnya.
Pihak madrasah berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus mencintai dan melestarikan Bahasa serta Aksara Jawa sebagai warisan budaya bangsa. (wk)



