Berita

MIN 1 Yogyakarta Gelar Gebyar Iduladha 2026, Hadirkan Dongeng Inspiratif tentang Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail

Yogyakarta (MIN 1 Yogyakarta) – MIN 1 Yogyakarta menggelar kegiatan Gebyar Iduladha 2026 di Selasar Masjid Bustanurrasyid pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung meriah dengan berbagai pementasan ekstrakurikuler serta penampilan spesial dari bintang tamu, Kak Astuti dan Caca.

Gebyar Iduladha menjadi salah satu agenda madrasah dalam menyemarakkan Hari Raya Iduladha sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka. Berbagai ekstrakurikuler turut ambil bagian dalam acara ini dengan menampilkan pertunjukan seni, musik, dan keterampilan yang menghibur seluruh warga madrasah.

Selain pementasan ekstrakurikuler, perhatian peserta didik tertuju pada sesi dongeng yang dibawakan oleh Kak Astuti dan Caca. Dengan gaya yang komunikatif, interaktif, dan penuh keceriaan, keduanya mengajak siswa mengikuti kisah teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi dasar peringatan Iduladha.

Dalam dongeng tersebut, Kak Astuti dan Caca menceritakan bagaimana Nabi Ibrahim AS menunjukkan ketaatan yang luar biasa kepada Allah SWT ketika menerima perintah untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Sementara itu, Nabi Ismail AS digambarkan sebagai sosok yang sabar, ikhlas, dan patuh terhadap perintah Allah SWT serta menghormati keputusan ayahnya.

Melalui penyampaian yang menarik dan mudah dipahami, para siswa tampak antusias mengikuti jalannya dongeng. Sesekali mereka diajak menjawab pertanyaan, bernyanyi, dan berinteraksi langsung dengan pendongeng, sehingga suasana acara menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

Kepala MIN 1 Yogyakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik melalui pendekatan yang edukatif dan menghibur. Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan pentingnya ketaatan kepada Allah SWT, keikhlasan, kesabaran, serta pengorbanan demi kebaikan.

“Melalui Gebyar Iduladha ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa. Tidak hanya melalui penampilan ekstrakurikuler, tetapi juga melalui dongeng yang sarat dengan pesan moral dan keteladanan,” ujarnya.

Kegiatan Gebyar Iduladha 2026 berlangsung dengan lancar dan penuh kegembiraan. Kehadiran Kak Astuti dan Caca memberikan warna tersendiri dalam acara tersebut serta meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Diharapkan nilai-nilai yang terkandung dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MIN 1 Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan di lingkungan madrasah. (gyt)

Leave a Reply