Mengenang Jasa Pemimpin Kota, Kepala KUA Mergangsan Pimpin Doa Ziarah HUT Kota Yogyakarta

Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar ziarah ke makam mantan Wali Kota Yogyakarta dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta, Senin (8/6/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.15–11.00 WIB tersebut menjadi bentuk penghormatan atas jasa, pengabdian, dan kontribusi para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kota Yogyakarta.
Ziarah dilaksanakan di Makam Karangkajen, Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, dengan mengunjungi makam almarhum Kolonel (Purn.) R. Widagdo yang menjabat sebagai Wali Kota Yogyakarta periode 1991–2001.
Rangkaian kegiatan dipimpin oleh Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Yogyakarta, Drs. Kadri Trenggono, M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan BUMD, Kapolsek Mergangsan, Danramil Mergangsan, Lurah Brontokusuman, serta jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta lainnya.
Kementerian Agama Kota Yogyakarta juga mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kepala KUA Kemantren Mergangsan, Jaenal Sarifudin, S.H.I., M.S.I., hadir mewakili Kemenag Kota Yogyakarta dan mendapat amanah untuk memimpin doa bersama di hadapan seluruh peserta ziarah.
Dalam suasana yang khidmat, doa dipanjatkan untuk para mantan wali kota yang telah wafat sebagai ungkapan rasa hormat dan penghargaan atas pengabdian mereka kepada masyarakat serta Kota Yogyakarta. Selain itu, doa juga dipersembahkan bagi para pemimpin dan aparatur pemerintah yang saat ini mengemban amanah agar senantiasa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ziarah tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh jajaran pemerintah untuk meneladani semangat kepemimpinan, pengabdian, dan dedikasi para pendahulu. Nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi dalam mewujudkan Kota Yogyakarta yang semakin maju, nyaman dihuni, dan menyejahterakan masyarakatnya.
Pada ziarah di makam almarhum R. Widagdo, rombongan disambut langsung oleh istri almarhum, Ibu Aty R. Widagdo, bersama putrinya. Kehadiran keluarga memberikan suasana hangat sekaligus memperkuat makna penghormatan terhadap jasa-jasa para tokoh yang telah mengabdikan diri bagi kemajuan kota.
Momentum ziarah ini juga menjadi pengingat akan pentingnya semangat Jas Merah atau Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah. Dengan mengenang jasa para pemimpin terdahulu, Pemerintah Kota Yogyakarta berupaya merawat memori kolektif sekaligus melanjutkan cita-cita pembangunan yang telah dirintis demi terwujudnya Kota Yogyakarta yang berbudaya, berdaya saing, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(HP)



