Menebar Cahaya Islam, Penyuluh KUA Jetis Hadir Bersama MT As-Syifa

YOGYAKARTA — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Jetis, Agus Triharjo Purnomo dan Ismiyati, memberikan layanan bimbingan keagamaan kepada Majelis Taklim (MT) As-Syifa pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan berlangsung di Masjid Al Jihad, Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, dengan mengangkat tema “Belajar Tawakal dari Kisah Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Ibu Siti Maryam.”
Dalam penyampaian materi, para penyuluh mengajak jamaah untuk memahami makna tawakal sebagai sikap berserah diri kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal. Tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan keyakinan bahwa setiap ikhtiar harus disertai doa, kesabaran, dan kepercayaan terhadap ketetapan Allah SWT.
Kisah Nabi Ibrahim AS memberikan teladan tentang ketaatan dan keteguhan iman ketika menghadapi ujian berat. Sementara itu, kisah Nabi Musa AS mengajarkan keberanian, kesabaran, dan keyakinan terhadap pertolongan Allah SWT dalam menghadapi kesulitan. Adapun kisah Ibu Siti Maryam memberikan pelajaran tentang keteguhan hati, menjaga kehormatan diri, serta berserah diri kepada Allah di tengah ujian kehidupan.
Melalui kegiatan ini, jamaah MT As-Syifa diajak untuk menerapkan nilai-nilai tawakal dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat. Setiap persoalan hendaknya dihadapi dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh, doa yang berkelanjutan, serta keyakinan bahwa Allah SWT senantiasa memberikan jalan terbaik bagi hamba-Nya.
Kegiatan bimbingan keagamaan ini merupakan bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam KUA Jetis dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat. Melalui pendampingan majelis taklim, diharapkan tumbuh pribadi-pribadi yang semakin kuat keimanannya, mulia akhlaknya, serta mampu menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.


