Membumikan Al-Qur’an, Penyuluh Agama KUA Kotagede Dampingi Tahsin MT Nurhidayah

Yogyakarta (Humas) – Upaya membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat terus dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Kotagede melalui kegiatan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui pendampingan tahsin Al-Qur’an bagi ibu-ibu Majelis Taklim Nurhidayah yang berlangsung di Musholla Nurhidayah, Pilahan, Gedongkuning, Rejowinangun, Kotagede, Senin (22/6/2026).
Penyuluh Agama Islam KUA Kotagede, Empip Hapipah, S.H.I., membersamai jamaah dalam kegiatan yang diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, doa sebelum belajar, serta murojaah hafalan surat-surat pendek. Selanjutnya, para jamaah membaca ayat-ayat Al-Qur’an secara bersama-sama untuk kemudian dievaluasi guna memperdalam pemahaman makharijul huruf dan kaidah tajwid.
Dalam sesi tahsin, setiap jamaah memperoleh kesempatan membaca Al-Qur’an secara bergantian. Melalui metode tersebut, penyuluh dapat memberikan koreksi dan bimbingan secara langsung sehingga kualitas bacaan jamaah semakin baik sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam membaca Al-Qur’an.
Usai tahsin, kegiatan dilanjutkan dengan Bahsul Masail sebagai ruang dialog keagamaan. Berbagai persoalan yang dihadapi jamaah dalam kehidupan sehari-hari dibahas bersama untuk memberikan pemahaman Islam yang lebih komprehensif, moderat, dan aplikatif.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Kehangatan kebersamaan serta tingginya minat belajar jamaah menjadi motivasi bagi penyuluh untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang berdampak, berkelanjutan, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Empip Hapipah menyampaikan rasa syukur atas dukungan dan partisipasi aktif jamaah dalam setiap kegiatan pembelajaran. Menurutnya, tahsin Al-Qur’an bukan sekadar memperbaiki bacaan, tetapi juga menjadi ikhtiar menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.
“Al-Qur’an tidak hanya dibaca dengan baik dan benar, tetapi juga perlu dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tahsin ini, kami berharap kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh dan mengakar,” ujarnya.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan ini, KUA Kemantren Kotagede terus meneguhkan komitmennya dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, mencetak generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak mulia, serta menghadirkan keberkahan bagi kehidupan bermasyarakat.[empip]



