Lentera Madhu KUA Gondomanan Ajak Jamaah Meneladani Perjalanan Hidup Nabi Yusuf melalui Tadabbur Al-Qur’an

Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Ahmad Muslih, S.Hum., melaksanakan kegiatan Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Masjid Al Muhsin. Kegiatan yang merupakan salah satu program bimbingan dan penyuluhan KUA Gondomanan ini diikuti oleh jamaah sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Achmad Muslih mengajak jamaah mentadaburi fase-fase kehidupan Nabi Yusuf AS sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur’an. Beliau menjelaskan bahwa perjalanan Nabi Yusuf dimulai dari sumur, kemudian memasuki istana, dilanjutkan dengan ujian di penjara, sebelum akhirnya Allah SWT mengangkat derajat beliau sebagai pemimpin yang mulia. Rangkaian ujian tersebut menjadi pelajaran bahwa setiap proses kehidupan memiliki hikmah, dan kesabaran serta keimanan akan mengantarkan seseorang pada pertolongan Allah. Puncak perjalanan itu menjadi bukti terwujudnya mimpi Nabi Yusuf sebagaimana termaktub dalam Surah Yusuf ayat 4.
Melalui program Lentera Madhu, KUA Gondomanan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang relevan, inspiratif, dan membumi bagi masyarakat. Diharapkan, nilai-nilai keteladanan Nabi Yusuf AS dapat menjadi motivasi bagi jamaah untuk tetap teguh menghadapi setiap ujian kehidupan, meyakini bahwa setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari rencana terbaik Allah SWT menuju kehidupan yang lebih baik.[novie]



