Berita

Kultum PPA Kankemenag Kota Yogyakarta: Bijak Menyikapi Kedzaliman dengan Nilai Keimanan

Yogyakarta (Humas) — Pelaksanaan Pengawasan dengan Pendekatan Agama (PPA) Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta kembali digelar melalui kegiatan kultum ba’da shalat Ashar pada Senin (27/04/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ASN bawah atap Muslim di lingkungan Kankemenag Kota Yogyakarta.
Hadir sebagai narasumber, Pengawas Pendidikan Agama Islam, H. Budi Basuki,S.Pd.I, M.S.I. yang menyampaikan tausiyah bertema sikap bijak dalam menghadapi kedzaliman.
Dalam penyampaiannya, beliau mencontohkan sebuah peristiwa yang terjadi di Mekah, di mana seorang jamaah haji Indonesia memarahi sesama jamaah dengan kata-kata kasar. Peristiwa tersebut menjadi refleksi bahwa dalam kehidupan, tidak jarang seseorang berada pada posisi teraniaya atau diperlakukan tidak baik.
“Pertanyaannya, apakah setiap perlakuan buruk harus dibalas dengan keburukan juga? Balasan suatu perbuatan buruk memang setimpal dengan keburukan yang serupa, namun bukan berarti itu satu-satunya pilihan,” jelasnya.
Lebih lanjut, H. Budi Basuki menyampaikan bahwa terdapat tiga cara yang dapat ditempuh seseorang ketika menghadapi kedzaliman:
1. Membalas dengan adil (qishas), yaitu membalas sesuai dengan kadar perlakuan yang diterima tanpa berlebihan.
2. Bersabar dan menyerahkan balasan kepada Allah, dengan keyakinan bahwa keadilan akan ditegakkan di akhirat.
3. Memaafkan dengan lapang dada, yang merupakan sikap paling utama dan mulia di sisi Allah.
Ia menegaskan bahwa memaafkan bukan berarti lemah, melainkan bentuk kekuatan iman dan kedewasaan dalam menyikapi persoalan.
Kegiatan kultum ini menjadi bagian dari upaya pembinaan spiritual ASN agar senantiasa mengedepankan nilai-nilai keimanan, kesabaran, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.[Ara]