Berita

Kultum Bakda Ashar Kankemenag Yogyakarta, Kupas Dimensi Spiritual Ibadah Haji dan Implementasinya

Yogyakarta (Humas) — Kultum bakda salat ashar kembali digelar sebagai bagian dari pelaksanaan Program Pembinaan Aparatur (PPA) Kankemenag Kota Yogyakarta, Rabu (29/4/2026), di Musholla Al Ikhlas lantai 2 Kankemenag Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh jamaah muslim dari kalangan ASN dengan menghadirkan narasumber Dr. Muchlis Arihandi.

Mengangkat tema “Dimensi Spiritual dari Pelaksanaan Ibadah Haji”, narasumber mengajak peserta memahami bahwa haji bukan sekadar ritual fisik, tetapi perjalanan spiritual yang berdampak pada perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa setiap rangkaian ibadah haji mengandung nilai-nilai mendalam. Ihram mengajarkan kesederhanaan dan kesetaraan, thawaf melambangkan kepatuhan total kepada Allah, sa’i mencerminkan ikhtiar dan ketekunan, sementara wukuf di Arafah menjadi momentum refleksi diri dan taubat.

Lebih lanjut, Dr. Muchlis menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata. “Sepulang dari haji, seseorang seharusnya menunjukkan perubahan akhlak yang lebih baik—lebih jujur, disiplin, peduli, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dimensi spiritual haji dapat diterapkan oleh siapa pun, tidak harus menunggu berangkat ke Tanah Suci. Nilai keikhlasan, kesabaran, pengendalian diri, serta semangat berbagi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Kegiatan kultum berlangsung dengan khidmat dan interaktif, memberikan penguatan rohani bagi para peserta dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.[Ara]