Kultum Asar Ingatkan ASN tentang Empat Amanah Kehidupan

Yogyakarta (Humas)— Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, memberikan kultum usai salat Asar berjamaah di Musala Al Ikhlas Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang diikuti oleh ASN dan pegawai di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta tersebut menjadi bagian dari program pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan sebagai upaya penguatan integritas, spiritualitas, dan nilai-nilai keagamaan bagi aparatur.
Dalam kultumnya, Ahmad Shidqi mengingatkan pentingnya setiap ASN mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat dengan memperhatikan empat perkara yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Empat perkara tersebut meliputi umur, jasad, ilmu, dan harta.
Menurutnya, umur merupakan amanah yang harus diisi dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Setiap waktu yang diberikan Allah akan dimintai pertanggungjawaban, sehingga hendaknya digunakan untuk melaksanakan kewajiban, memberikan kemaslahatan, dan menjauhi segala bentuk perbuatan yang dilarang.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa jasad dan seluruh anggota tubuh merupakan titipan Allah yang harus digunakan untuk kebaikan. “Setiap anggota badan yang kita miliki akan menjadi saksi atas apa yang kita lakukan. Karena itu, gunakanlah untuk hal-hal yang mendatangkan keberkahan dan manfaat,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Shidqi juga menekankan pentingnya ilmu yang diamalkan. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, serta mengimplementasikan ilmu yang dimiliki dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat.
“Ilmu bukan hanya untuk diketahui, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. ASN Kementerian Agama dituntut menjadi teladan yang tidak hanya memahami nilai-nilai agama, tetapi juga mengamalkannya dalam pekerjaan dan kehidupan sosial,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar setiap pegawai senantiasa menjaga sumber dan penggunaan harta yang dimiliki. Harta yang diperoleh melalui cara yang halal dan dimanfaatkan untuk kebaikan akan menjadi bekal yang bernilai di sisi Allah SWT. Sebaliknya, harta yang diperoleh atau digunakan dengan cara yang tidak benar akan menjadi beban pertanggungjawaban di akhirat.
Kultum Asar merupakan salah satu program pembinaan keagamaan yang secara rutin dilaksanakan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan setelah salat Asar berjamaah dengan pengisi kultum yang dijadwalkan secara bergilir. Jadwal dan pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag Kota Yogyakarta.
Melalui program tersebut, Kemenag Kota Yogyakarta terus berupaya menumbuhkan budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai agama, memperkuat integritas ASN, serta membangun keseimbangan antara profesionalitas dalam bekerja dan kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan ini mampu membentuk ASN yang tidak hanya kompeten dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki karakter religius, berakhlak mulia, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.(Nis)



