Berita

KUA Wirobrajan dan MUI Kota Yogyakarta Gelar FGD Strategi Dakwah dan Pembinaan

Kantor Urusan Agama Wirobrajan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Yogyakarta mengadakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Strategi Dakwah dan Pembinaan MUI Kota Yogyakarta”, pada Rabu, 5 November 2025, bertempat di Balai Nikah KUA Wirobrajan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. H. Muhammad Chirzin, M.Ag, Ketua MUI Kota Yogyakarta, dan diikuti oleh para pengurus MUI Kemantren, penyuluh agama Islam, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala KUA Wirobrajan, Raden Andhi Nugroho, S.H.I., M.H., yang menyampaikan pentingnya sinergi antara KUA dan MUI dalam memperkuat dakwah serta pembinaan umat di tingkat kemantren. Beliau juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam merumuskan langkah-langkah efektif menghadapi tantangan dakwah kekinian.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. H. Muhammad Chirzin menguraikan beberapa isu penting terkait tantangan dakwah di era modern, di antaranya:
1. Modus Pemurtadan dan Aliran Menyimpang, yang kini memiliki pola baru melalui perkawinan, eksploitasi ekonomi, serta penggunaan istilah-istilah yang mengaburkan makna keagamaan.
2. Dakwah di Media Sosial, yang memerlukan strategi khusus dalam menyikapi penyebaran informasi keagamaan dan pembinaan bagi para mualaf di dunia digital.
3. Tantangan Khusus bagi Mualaf, yakni perlunya penguatan akidah, bimbingan fikih praktis, serta dukungan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Selain itu, Prof. Chirzin juga mendorong agar dilakukan pembaharuan pengurus MUI Kemantren Wirobrajan untuk memperkuat struktur organisasi dan efektivitas pembinaan umat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara KUA dan MUI semakin kokoh dalam membangun strategi dakwah yang adaptif, kontekstual, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata[ekoAW]