KUA Wirobrajan dan Kaum Rois Bersinergi, Menguatkan Umat dan Merawat Kerukunan

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) – Sinergi dalam pembinaan keagamaan menjadi salah satu kunci untuk menjaga kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan peduli. Semangat tersebut diwujudkan Kantor Urusan Agama (KUA) Wirobrajan bersama Kaum Rois melalui pertemuan rutin yang berlangsung di RM Mas Timbur, Ahad (11/10/2026).
Pertemuan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi, sekaligus menyelaraskan langkah dalam pembinaan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan kultum yang disampaikan Wakit Wagiyanto tentang makna bersyukur dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kultumnya, rasa syukur menjadi pengingat agar setiap insan mampu menghargai nikmat yang diterima, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai tersebut penting untuk terus dirawat agar kehidupan beragama tidak hanya tercermin dalam ibadah personal, tetapi juga dalam sikap dan tindakan sosial.
Selain penguatan spiritual, pertemuan dimanfaatkan untuk koordinasi organisasi dan pembahasan berbagai kegiatan sosial. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program keagamaan agar semakin terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
KUA Wirobrajan dan Kaum Rois memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun kehidupan keagamaan. KUA menjalankan fungsi pelayanan dan pembinaan umat, sementara Kaum Rois menjadi bagian penting yang hadir dekat dengan masyarakat dalam mendampingi berbagai aktivitas keagamaan di lingkungan masing-masing.
Melalui sinergi yang terus dijaga, keduanya berkomitmen memperkuat nilai-nilai keagamaan yang menyejukkan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta merawat kerukunan dari lingkungan terkecil.
Sebab, kerukunan tidak tumbuh dengan sendirinya. Ia perlu dirawat melalui komunikasi, keteladanan, dan kerja bersama yang berkelanjutan. Dari pertemuan sederhana, tumbuh harapan besar agar kehidupan masyarakat Wirobrajan semakin religius, harmonis, dan penuh kepedulian.


