Berita

KUA Umbulharjo Turut Dukung Program Bedah Rumah, Sehona Pimpin Doa Penyerahan Bantuan.

Yogyakarta (KUA Umbulharjo) – Semangat kepedulian dan gotong royong dalam membantu masyarakat terus diwujudkan melalui program bedah rumah dengan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR), Pamela Swalayan, dan BAZNAS Kota Yogyakarta. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan pada Minggu (1/11/2026) di Janturan, Kelurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Yogyakarta, bapak Hasto Wardoyo beserta jajaran Organisasi Perangkat Desa ( OPD), Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta beserta tim, perwakilan Pamela Swalayan, serta Kepala KUA Kemantren Umbulharjo, Sehona, S.Ag., didampingi Penyuluh Agama Islam, Siti Zulaihah, S.Pd.I.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Umbulharjo, Sehona, S.Ag., mendapat kepercayaan untuk memimpin doa. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya program bantuan sekaligus memohon keberkahan agar ikhtiar bersama tersebut memberikan manfaat bagi keluarga penerima bantuan. Harapan dan doa juga ditujukan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan agar senantiasa memperoleh kesehatan, kelancaran, dan balasan kebaikan dari Allah SWT.

Program bedah rumah ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial melalui sinergi berbagai pihak. Dukungan CSR dan BAZNAS Kota Yogyakarta diharapkan mampu membantu masyarakat yang membutuhkan untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Keterlibatan KUA Umbulharjo dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan Kementerian Agama melalui KUA tidak hanya berkaitan dengan urusan administrasi dan pembinaan keagamaan, tetapi juga mencakup partisipasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Kehadiran Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam menjadi wujud dukungan terhadap upaya membangun masyarakat yang religius, peduli, dan memiliki semangat kebersamaan.

Kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari nilai-nilai ajaran agama. Melalui kegiatan seperti ini, nilai kepedulian, solidaritas, dan gotong royong dapat diwujudkan dalam tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, dan berbagai unsur masyarakat diharapkan terus terjalin sehingga semakin banyak program kemanusiaan yang memberikan manfaat. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.(Zul).

Leave a Reply