Berita

KUA Mergangsan Gelar Sarasehan Muadzin Sambut Ramadhan 1447 H

Yogyakarta — Dalam rangka menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Mergangsan bekerja sama dengan Takmir Masjid Al Irsyad Karanganyar Brontokusuman menggelar Sarasehan Muadzin se-Kemantren Mergangsan, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Irsyad Karanganyar Brontokusuman ini dimulai pukul 13.00 WIB hingga menjelang waktu Ashar. Sarasehan diikuti oleh para muadzin dari masjid-masjid di tiga kelurahan wilayah Kemantren Mergangsan, yakni Brontokusuman, Keparakan, dan Wirogunan.

Para peserta tampak hadir dengan penuh antusias. Kehadiran mereka menjadi wujud kesiapan dalam menyambut Ramadhan sekaligus komitmen untuk memperkuat peran muadzin sebagai garda terdepan dalam menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan dari Takmir Masjid Al Irsyad Karanganyar Brontokusuman yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi para muadzin yang selama ini setia mengumandangkan adzan serta menjaga denyut kehidupan masjid.

Dalam sambutannya, disampaikan pula harapan agar sarasehan ini semakin menguatkan semangat pengabdian para muadzin.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kapolsek Mergangsan yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, ketertiban, dan keamanan lingkungan, khususnya selama pelaksanaan ibadah Ramadhan agar umat dapat beribadah dengan khusyuk dan nyaman.

Sarasehan secara resmi dibuka oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta H.M. Tahrir, S.E., M.M.

Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan pembinaan dan penguatan kepada para muadzin, menegaskan bahwa muadzin memiliki peran strategis dalam syiar Islam serta pembentukan suasana religius di tengah masyarakat.

Memasuki sesi utama, sarasehan disampaikan oleh Kepala KUA Mergangsan, Jaenal Sarifudin, S.H.I., M.S.I. Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif dua arah dengan para peserta.

Dalam pemaparannya, beliau mengulas sejarah adzan, fiqih adzan dan iqamah, serta praktik adzan yang sesuai tuntunan syariat.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menguatkan pemahaman para muadzin terkait syarat, rukun, sunnah, serta adab adzan dan iqamah.

Selain itu, sarasehan ini juga bertujuan mempersiapkan para muadzin agar lebih disiplin, profesional, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya selama bulan Ramadhan.

Melalui sarasehan ini diharapkan terwujud penyelarasan praktik adzan dan iqamah di masjid-masjid se-Kemantren Mergangsan, dengan tetap menghargai kearifan lokal dan kekhasan masing-masing masjid.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pemberian motivasi, penguatan spiritual, serta bentuk apresiasi atas pengabdian para muadzin yang selama ini menjadi pilar penting syiar Islam.

Dengan terselenggaranya sarasehan muadzin ini, KUA Kemantren Mergangsan berharap para muadzin semakin mantap menjalankan amanahnya sebagai pelayan umat, sekaligus meneguhkan peran mereka sebagai pejuang syiar Islam dalam menyambut dan menghidupkan Ramadhan 1447 Hijriah. (HP)

Leave a Reply