KUA Mergangsan dan MUI Kota Yogyakarta Gelar Sarasehan Moderasi Beragama bagi Kaum Rois

Kemantren Mergangsan — KUA Kemantren Mergangsan bekerja sama dengan MUI Kota Yogyakarta menggelar Sarasehan Moderasi Beragama bagi Kaum Rois, Jumat (28/11/2025), Pukul 13.00-15.00WIB, di Balai RW 19 Karanganyar, Brontokusuman. Kegiatan berlangsung sederhana namun hangat, dihadiri para Rois, RT, RW, Takmir Musholla, Masjid, tokoh masyarakat di Karanganyar, Babinkamtibmas Polsek Mergangsan dan unsur kelembagaan setempat lainnya.
Kepala KUA Mergangsan, Jaenal Sarifudin, S.H.I., M.S.I., membuka kegiatan dengan menyampaikan bahwa sarasehan ini merupakan ruang silaturahmi sekaligus upaya memperkuat peran Kaum Rois sebagai penggerak harmoni keagamaan di masyarakat. Menurut beliau, Rois adalah figur terdekat warga dalam urusan ibadah dan pembinaan akhlak sehingga perlu mendapatkan penguatan pemahaman terkait moderasi beragama.
Pihak Kelurahan Brontokusuman turut memberikan dukungan melalui kehadiran pegawai kelurahan sebagai wakil lurah. Sementara itu, MUI Kota Yogyakarta yang menjadi mitra penyelenggara hadir memberikan sambutan melalui Ustadz Abdul Halim, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa moderasi beragama harus terus dirawat melalui peran ulama kampung, tokoh masyarakat, dan lembaga keagamaan yang saling bersinergi.
Materi inti sarasehan disampaikan oleh K.H. Sholehudin Mansyur, S.Ag., Rois Syuriah PCNU Kota Yogyakarta. Beliau menegaskan bahwa moderasi beragama adalah jalan tengah yang diajarkan dalam Islam, yaitu bersikap adil, seimbang, dan bijaksana dalam menghadapi perbedaan. Kaum Rois diharapkan menjadi teladan dalam menghadirkan dakwah yang menyejukkan serta menguatkan kehidupan beragama yang toleran dan penuh kasih sayang.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang memungkinkan para Rois berbagi pengalaman seputar dinamika kehidupan keagamaan di lingkungan masing-masing. Banyak masukan dan gagasan yang muncul terkait pembinaan umat, penguatan iman warga, hingga peran Rois dalam mencegah kesalahpahaman keagamaan di masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa dan hamdalah bersama. Melalui sarasehan ini, KUA Mergangsan dan MUI Kota Yogyakarta berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat dalam menjaga kerukunan, membina umat, dan meneguhkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di wilayah Kemantren Mergangsan.[HP]



