Penyuluh Agama KUA Danurejan Sampaikan Rukun Ihsan di Masjid Mubarok Yogyakarta

Yogyakarta (KUA Danurejan) — Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Danurejan, H. Sujoko Suwono, S.Ag., M.S.I., menjadi narasumber dalam pengajian rutin OBAMA (Obrolan Agama Malam Ahad) di Masjid Mubarok, Jl. Tukangan No. 1, Danurejan, Yogyakarta, pada Sabtu (29/11/2025) pukul 20.00 WIB. Pada kesempatan tersebut, Sujoko menyampaikan materi bertema Rukun Ihsan di hadapan para jamaah yang hadir.
Dalam pemaparannya, Sujoko mengawali dengan keprihatinan bahwa banyak umat Islam hafal rukun Islam dan rukun iman, namun belum memahami secara mendalam mengenai rukun ihsan.
“Rukun ihsan itu ada tiga, yaitu pertama, beramal sholeh dengan ikhlas, kedua, ma’rifatullah atau mengenal Allah dan ketiga, muroqobah, yakni merasa selalu diawasi oleh Allah SWT”.
Lebih lanjut Sujoko menegaskan bahwa keimanan harus terwujud dalam amal sholeh yang ikhlas. Hal ini selaras dengan berbagai ayat Al-Qur’an yang selalu memadukan antara iman dan amal sholeh, salah satunya frasa “amanu wa amilush sholihat”.
Pada bagian materi tentang ma’rifatullah, Sujoko mengutip QS. Thoha ayat 14 :
“Sesungguhnya Aku ini Allah, tidak ada Tuhan (yang haq) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah sholat untuk mengingat-Ku”.
Sementara itu, pada rukun ihsan yang ketiga, muroqobah, dijelaskan bahwa seorang hamba harus memiliki kesadaran penuh bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi setiap gerak dalam hidupnya.
“Tidak ada sejengkal tempat dan sedetik waktu yang luput dari pengawasan Allah. Inilah esensi ihsan, yaitu kamu beribadah seolah-olah melihat Allah. Jika belum mampu demikian, maka yakinlah bahwa Allah pasti melihatmu”, tegasnya.
Pada sesi tanya jawab, seorang jamaah menanyakan tentang cara meraih sholat yang khusyu’. Menanggapi hal itu, Sujoko menjelaskan bahwa langkah pertama adalah memasukkan iman ke dalam hati. Hal ini selaras dengan QS. Al-Anfal ayat 2, yang menyebutkan bahwa hati orang beriman akan bergetar ketika disebut nama Allah.
Langkah kedua adalah membentuk akhlak yang baik, karena akhlak merupakan jalan untuk menghadirkan iman dalam hati. Sujoko mengutip Hadits riwayat Ahmad :
“Sesempurna-sempurnnya keimanan orang mukmin adalah orang yang paling baik akhlaknya”. Menurut Sujoko, bila iman telah tertanam kuat melalui pembiasaan akhlak yang baik, maka sholat pun akan menjadi lebih khusyu’.
Pengajian OBAMA ini diharapkan mampu memperkaya wawasan jamaah, tidak hanya dalam pemahaman syariat, tetapi juga dalam penghayatan dimensi spiritual Islam melalui pemahaman rukun ihsan. (Jk)



