KUA Mergangsan Buka Ruang Kolaborasi Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda

Yogyakarta (KUA Mergangsan) – Silaturahmi menjadi pintu awal untuk membangun kebersamaan dan memperkuat sinergi. Semangat inilah yang mewarnai kunjungan mahasiswa Asrama Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Mergangsan, Selasa (3/11/2026).
Kehadiran para mahasiswa disambut langsung oleh Kepala KUA Kemantren Mergangsan, Dr. Jaenal Sarifudin, S.H.I., M.S.I., di ruang Kepala KUA Mergangsan. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadi kesempatan untuk saling mengenal sekaligus membangun komunikasi antara KUA dan mahasiswa yang tinggal di wilayah Wirogunan, Mergangsan.
Kunjungan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menjajaki kerja sama dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Para mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat Mergangsan memiliki potensi besar untuk turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan pembinaan yang dilaksanakan KUA bersama para penyuluh agama Islam.
Dalam kesempatan tersebut, dibahas pula peluang sinergi mahasiswa dengan KUA Mergangsan, khususnya dalam program Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN). Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat berpartisipasi sebagai relawan dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan sosial dalam membangun kehidupan berkeluarga.
Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan kalangan remaja. Dengan semangat kolaborasi, kegiatan pembinaan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
KUA Mergangsan menyambut baik potensi tersebut. Mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang daerah dan budaya merupakan kekuatan sosial yang dapat memperkaya kegiatan dakwah serta memperkuat semangat persaudaraan di tengah masyarakat.
Selain itu, silaturahmi ini juga menjadi momentum untuk membangun hubungan yang harmonis antara mahasiswa perantau dan lingkungan tempat tinggalnya. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, baik dalam kegiatan keagamaan, sosial, maupun budaya.
Melalui pertemuan ini, KUA Mergangsan berharap komunikasi dan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan nyata. Sinergi antara KUA, penyuluh agama Islam, dan mahasiswa menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan dakwah yang inklusif, membumi, serta dekat dengan kebutuhan generasi muda.
Dari silaturahmi tumbuh kolaborasi, dari kebersamaan lahir kontribusi. KUA Mergangsan bersama mahasiswa Asrama Polewali Mandar berkomitmen membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (HP)



