KUA Mantrijeron dan SDN Suryodiningratan 3 Perkuat Sinergi Pendidikan Al-Qur’an bagi Generasi Bangsa

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) —Dalam rangka memperkuat pendidikan Al-Qur’an bagi generasi bangsa, SDN Suryodiningratan 3 menjalin kerja sama dengan Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron. Kerja sama tersebut ditandai dengan pertemuan antara Kepala SDN Suryodiningratan 3 dan Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron pada Rabu (19/8/2026) di SDN Suryodiningratan 3, Mantrijeron.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara lembaga pendidikan dan Kementerian Agama melalui KUA Mantrijeron dalam memberikan pendampingan pendidikan keagamaan, khususnya kemampuan membaca Al-Qur’an bagi peserta didik.
Kepala SDN Suryodiningratan 3, **Sumiyati, S.Pd.**, menyambut positif adanya kerja sama tersebut. Menurutnya, kehadiran Penyuluh Agama Islam sangat membantu pihak sekolah dalam mendampingi peserta didik agar mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, lancar, dan benar sesuai dengan kaidah membaca Al-Qur’an.
“Kami sangat terbantu dengan adanya Penyuluh Agama Islam yang ikut membantu peserta didik agar dapat membaca Al-Qur’an dengan baik, lancar, dan benar sesuai kaidahnya,” ungkap Sumiyati.
Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun sinergi, kerja sama tersebut diperkuat dengan pembuatan surat keterangan dari pihak sekolah. Dokumen tersebut diharapkan menjadi bukti fisik sekaligus landasan administratif atas pelaksanaan kerja sama antara SDN Suryodiningratan 3 dengan KUA Mantrijeron.
Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, **Maduretno, S.Ag.**, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pihak sekolah. Menurutnya, adanya penguatan kerja sama secara resmi menjadi motivasi tersendiri bagi penyuluh dalam menjalankan tugas dan amanah pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
“Harapan kami, dengan adanya kerja sama yang dikuatkan dengan surat keterangan dari sekolah akan menjadi bukti fisik resmi sehingga menambahkan semangat kami dalam mengemban amanah,” tegas Maduretno.
Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan atau penerbitan dokumen administratif, tetapi dapat terus dikembangkan melalui pendampingan dan pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan. Sinergi antara sekolah dan Penyuluh Agama Islam diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memiliki karakter religius.
Pihak SDN Suryodiningratan 3 dan Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi peserta didik. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, pendidikan Al-Qur’an di lingkungan sekolah diharapkan semakin kuat dan mampu menjadi bagian penting dalam pembentukan generasi bangsa yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter.(sulfiyah).



