KUA Mantrijeron Apresiasi Festival Anak Sholih Indonesia XIII Tingkat Rayon

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Mantrijeron memberikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Anak Sholih Indonesia (FASI) XIII Rayon Mantrijeron yang dilaksanakan oleh Badan Koordinasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (Badko TPQ) Kemantren Mantrijeron. Minggu, 6 September 2026 di Masjid Ngadinegaran, Kegiatan tersebut menjadi salah satu ikhtiar bersama dalam membangun generasi muda yang Qur’ani, berilmu, berakhlak, serta memiliki semangat untuk terus mengembangkan potensi diri.
FASI XIII Rayon Mantrijeron tidak hanya menjadi ajang perlombaan bagi anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), tetapi juga menjadi ruang edukasi, silaturahmi, dan pembinaan karakter keagamaan sejak usia dini. Berbagai cabang lomba memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menumbuhkan keberanian, sportivitas, kreativitas, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ketua Panitia FASI XIII Rayon Mantrijeron sekaligus perwakilan Badko Kemantren Mantrijeron, Arya Gulang Ramadhana, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan FASI merupakan bagian penting dari upaya memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi keagamaan mereka.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pengelola TPQ, orang tua, para ustadz dan ustadzah, panitia, hingga unsur pemerintah dan organisasi keagamaan di wilayah Kemantren Mantrijeron.
Apresiasi juga disampaikan oleh tokoh Masyarakat Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mantrijeron, Surahmat An-Nashih, S.Ag., M.S.I. juga selaku dewan juri lomba ceramah Ia menilai kegiatan pembinaan anak melalui pendidikan Al-Qur’an merupakan investasi penting bagi masa depan umat dan bangsa, juara itu bonus jadi anak shalih itu nomor satu.
Sementara itu, Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Mantrijeron, Narotama, S.STP., M.Si., turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan FASI sebagai kegiatan positif yang memperkuat pendidikan karakter dan kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah Mantrijeron dan sekaligus memukul gong sebagai tanda lomba FASI XIII dimulai.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Ketua Badko Kota Yogyakarta, Ustadz Dicky Artanto, M.Pd. Menurutnya, keberadaan FASI di tingkat rayon merupakan bagian dari proses pembinaan berjenjang yang diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Mantrijeron, Setyo Purwadi, S.Ag., yang diwakili oleh Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, Fatkur Rohman, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan dukungan KUA Mantrijeron terhadap kegiatan FASI XIII Rayon Mantrijeron.
“FASI bukan sekadar perlombaan untuk mencari juara, tetapi merupakan sarana untuk menanamkan kecintaan anak-anak kepada Al-Qur’an, membangun akhlak mulia, melatih keberanian, serta mempererat ukhuwah di antara anak-anak, orang tua, guru, dan masyarakat,” ungkap Fatkur.
Menurutnya, pembinaan generasi Qur’ani membutuhkan sinergi berbagai pihak. KUA, Badko TPQ, lembaga pendidikan Al-Qur’an, organisasi keagamaan, pemerintah, orang tua, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara spiritual dan moral.
“Anak-anak hari ini adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, mereka perlu dibekali bukan hanya dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan spiritual dan akhlak. Kegiatan seperti FASI menjadi salah satu media yang sangat baik untuk mewujudkan hal tersebut,” tambahnya.
KUA Mantrijeron berharap semangat FASI tidak berhenti pada momentum perlombaan. Nilai-nilai yang diperoleh anak selama mengikuti kegiatan diharapkan terus dilanjutkan melalui pembiasaan membaca Al-Qur’an, menghafal, memahami, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
penasehat takmir Prof.Anis juga sangat senang masjid ngadinegaran menjadi tuan rumah lomba FASI XIII 2026 Alhamdulillah kegiatan berjalan sukses di masjid Ngadinegaran., sambutnya
FASI XIII Rayon Mantrijeron sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Mantrijeron yang religius, harmonis, serta memiliki generasi muda yang Qur’ani, berilmu, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Berbagai jenis lomba dalam pelaksanaan FASI XIII 2026
TKA: Tartil, Adzan & Iqomah, Peragaan Shalat, Ikrar & Puitisasi, Nasyid, Cerdas Cermat, Mewarnai, Ceramah B. Indonesia
TPA: Tartil, Adzan & Iqomah, Ikrar & Puitisasi, Nasyid, Cerdas Cermat, Menggambar, Ceramah B. Indonesia
TQA: Tilawah, Tahfidz Juz Amma, Syarhil Qur’an, Cerdas Cermat, Kisah Islami, Kaligrafi, Ceramah B. Indonesia(Azz)



