KUA Kraton Raih Predikat Layanan NTCR Terbaik pada Apel Hardiknas 2026

Yogyakarta (KUA Kraton) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Kraton kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang pelayanan publik. Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu, 2 Mei 2026, KUA Kraton resmi menerima penghargaan sebagai KUA dengan Pelayanan NTCR (Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk) Terbaik I se-Kota Yogyakarta.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Apel Hardiknas yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen KUA Kraton dalam menghadirkan layanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kepala KUA Kraton, Agus Sutrisno, S.Sos.I, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh tim atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran, khususnya peran aktif Penghulu KUA Kraton, H.M. Lukman Hakim, S.Ag., M.S.I., dalam menggerakkan inovasi pelayanan.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi menjadi bukti nyata bahwa transformasi layanan di KUA Kraton berjalan dengan baik. Fokus kami adalah memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepastian bagi masyarakat dalam mengakses layanan NTCR,” ujarnya saat dihubungi usai kegiatan.
Lebih lanjut, Agus menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya mengubah paradigma pelayanan birokrasi menjadi lebih ramah, sederhana, dan akuntabel. Hal ini diwujudkan melalui optimalisasi sistem digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Keberhasilan KUA Kraton meraih predikat Terbaik I didukung oleh sejumlah indikator, antara lain efisiensi proses validasi data calon pengantin, akurasi sinkronisasi dengan data administrasi kependudukan, tingginya indeks kepuasan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meminimalkan kesalahan administrasi.
Dengan capaian ini, KUA Kraton diharapkan dapat menjadi percontohan (pilot project) bagi KUA lainnya di Kota Yogyakarta dalam meningkatkan mutu layanan keagamaan yang profesional dan berdampak langsung bagi masyarakat.(AKI)



