Berita

KUA Jetis Ajak Jamaah Rawat Keharmonisan Keluarga hingga Usia Senja

Yogyakarta (KUA Jetis) – Membangun keluarga sakinah bukan hanya tentang menciptakan rumah tangga yang harmonis pada awal pernikahan, tetapi juga merawat kasih sayang, rasa syukur, dan saling menghormati sepanjang perjalanan hidup. Pesan tersebut mengemuka dalam pembinaan keluarga sakinah yang disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Jetis, Ismiyati, S.Ag., kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Khoirunnisa di Masjid Cokrokusuman, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, Rabu (28/10/2026).

Dalam pembinaan tersebut, Ismiyati mengajak jamaah menjadikan keimanan sebagai fondasi dalam membangun keluarga. Keimanan yang kuat diharapkan mampu menuntun setiap anggota keluarga untuk senantiasa bersyukur, saling menyayangi, serta menghargai perbedaan dan peran masing-masing.

Menurutnya, keharmonisan rumah tangga perlu dirawat melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga komunikasi, memberikan perhatian, dan saling menghormati. Sikap tersebut menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia, ketika pasangan dan anggota keluarga membutuhkan dukungan emosional serta perhatian yang lebih besar.

Keluarga sakinah juga memerlukan komitmen bersama untuk menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Dengan landasan iman dan kasih sayang, keluarga diharapkan mampu menjadi tempat yang menghadirkan ketenangan, kenyamanan, dan dukungan bagi setiap anggotanya.

Melalui pembinaan ini, KUA Kemantren Jetis berupaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketahanan keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Keluarga yang harmonis diharapkan tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi anggotanya, tetapi juga berkontribusi dalam membangun lingkungan masyarakat yang rukun dan sejahtera.

Pembinaan keluarga sakinah ini menjadi bagian dari upaya penyuluhan agama untuk mendampingi masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang kokoh, penuh kasih sayang, serta senantiasa berpegang pada nilai-nilai keimanan menuju keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.[ismi]

Leave a Reply