KUA Danurejan Ikuti Kegiatan Bersih-Bersih Malioboro

Yogyakarta (KUA Danurejan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Danurejan turut ambil bagian dalam kegiatan bersih-bersih kawasan Malioboro, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala KUA Danurejan H. Kholis Asy’ari, S.Ag, Penyuluh Agama Danurejan H. Sujoko Suwono, S.Ag., MSI, serta Muhammad Agung Santoso, S.H., M.H.
Kerja bakti yang dilaksanakan pada Jum’at, 06 Februari 2026 tersebut merupakan rangkaian kegiatan apel dan kerja bakti dalam program Yogyakarta Berhati Nyaman. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan Malioboro sebagai ikon dan jantung Kota Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Mantri Pamong Praja (MPP) Danurejan Bambang Endro Wibowo, S.IP., M.Si menyampaikan bahwa kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan rumput liar, sampah, serta puntung rokok di sepanjang Jalan Malioboro dan sekitarnya. Menurut MPP, kebersihan Malioboro merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah.
Malioboro sendiri memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting. Pada 19 September 2024, UNESCO telah menetapkan Sumbu Filosofi Yogyakarta yang meliputi Panggung Krapyak, Kraton, Malioboro, hingga Tugu sebagai Warisan Budaya Dunia, sehingga upaya pelestarian dan perawatannya perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan bersih-bersih ini dimulai dari halaman Kepatihan hingga ujung utara Jalan Malioboro dan ke arah selatan hingga kawasan Titik Nol Kilometer. Kerja bakti diikuti oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren (Forkompintren) Danurejan, KUA, Koramil, Polsek, Puskesmas, serta para lurah se-Kemantren Danurejan. Turut terlibat pula Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemadam Kebakaran, dengan pemantauan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan Malioboro yang bersih, nyaman, dan lestari sebagai kebanggaan masyarakat Yogyakarta sekaligus warisan budaya dunia.
(Jk)



