Khidmat dan Penuh Haru, Kepala KUA Gedongtengen Catat Pernikahan Saring dan Muryani

Gedongtengen, 25 September 2026 — Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Gedongtengen pada Jumat (25/09/2026), saat Kepala KUA Gedongtengen. H. Noerohini melaksanakan pencatatan pernikahan pasangan Saring dan Muryani.
Prosesi pernikahan berlangsung sederhana, namun sarat makna. Khutbah nikah yang disampaikan dengan penuh penghayatan menghadirkan suasana mengharukan bagi kedua mempelai dan keluarga yang hadir. Pesan tentang membangun rumah tangga dengan kesabaran, saling menghargai, menjaga amanah, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT menjadi pengingat bagi pasangan yang tengah mengawali perjalanan kehidupan bersama.
Ketika tiba saat ijab kabul, suasana seketika menjadi hening. Dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan, prosesi sakral tersebut berlangsung lancar. Kalimat ijab kabul yang terucap menjadi penanda dimulainya ikatan pernikahan yang diharapkan membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi Saring dan Muryani.
Di usia yang sudah tidak lagi belia, keduanya tetap memancarkan kebahagiaan. Senyum hangat tampak menghiasi wajah kedua mempelai setelah prosesi pernikahan selesai. Kebahagiaan itu semakin terasa ketika keluarga menyambut dan memberikan doa serta dukungan untuk perjalanan rumah tangga mereka.
Pernikahan ini menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki waktu dan jalan kebahagiaannya masing-masing. Tidak ada kata terlambat untuk memulai lembaran kehidupan baru, selama dilandasi niat baik, keikhlasan, dan komitmen untuk saling menjaga.
Keluarga besar KUA Gedongtengen turut mendoakan agar keluarga yang dibangun oleh Saring dan Muryani senantiasa menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta memperoleh keberkahan dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan bersama.
Selamat menempuh kehidupan baru, Saring dan Muryani. Semoga Allah SWT senantiasa menyertai setiap langkah dan menjaga keluarga dalam keberkahan-Nya.


