Ketulusan Hati Mendidik Generasi di Era Globalisasi

Yogyakarta – Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Berlin Sunardi, menyampaikan pentingnya ketulusan hati dalam mendidik generasi di tengah tantangan era globalisasi melalui program Cahaya Mimbar (Camar) yang diselenggarakan di Masjid Ikhwatun Hasanah Pakuncen, Senin (04/05/2026).
Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa derasnya arus perubahan zaman menuntut peran aktif orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan. Tidak hanya sebatas transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga melalui keteladanan, kasih sayang, dan nilai-nilai moral yang kuat.
“Ketulusan menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi yang tangguh dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sejumlah fenomena sosial yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti kasus daycare dan meningkatnya perilaku kekerasan di kalangan remaja. Hal tersebut menjadi pengingat pentingnya penguatan pengawasan, kepedulian, serta pendidikan nilai sejak usia dini.
Program Cahaya Mimbar (Camar) ini menjadi sarana strategis dalam menyampaikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga berperan dalam pembangunan karakter umat agar mampu menghadapi dinamika global dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai moral dan spiritual.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran bersama dalam mendidik generasi, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.[ekoAW]



