Kepala KUA dan Penyuluh Gedongtengen Ikuti Pembinaan Pegawai oleh Wakil Menteri Agama

Yogyakarta, Sabtu 3/1 Kepala KUA Gedongtengen H. Noerohini bersama penyuluh agama Samsul Ma’arif mengikuti kegiatan Pembinaan Pegawai oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H. Romo Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum, dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, yang dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat struktural, fungsional, serta ASN di lingkungan Kementerian Agama DIY sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai dasar ASN Kemenag.
Dalam pembinaannya, Wakil Menteri Agama menegaskan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama harus senantiasa menjaga integritas, memperkuat loyalitas terhadap institusi dan negara, serta terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sebagai ASN Kementerian Agama, kita tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga menjadi teladan moral di tengah masyarakat. Kita harus mampu membangun harmoni di tengah perbedaan, menjaga persatuan, dan menjadi perekat umat,” pesan Wakil Menteri Agama.
Ia juga mengingatkan bahwa peringatan HAB Kemenag bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk melakukan refleksi dan pembenahan diri agar Kementerian Agama semakin dipercaya dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala KUA Gedongtengen, H. Noerohini, menyampaikan bahwa pembinaan ini menjadi penguat semangat bagi seluruh pegawai KUA untuk terus meningkatkan kualitas layanan keagamaan. “Arahan Wakil Menteri Agama menjadi pengingat penting bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan menghadirkan pelayanan yang ramah, adil, serta profesional,” ujarnya.
Hal senada disampaikan penyuluh agama Samsul Ma’arif yang menilai kegiatan ini sangat relevan dengan tugas penyuluh di lapangan. Menurutnya, pesan tentang harmoni di tengah perbedaan menjadi bekal penting dalam melakukan pembinaan umat yang majemuk dan dinamis.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh ASN Kementerian Agama, termasuk jajaran KUA Gedongtengen, semakin berkomitmen untuk mengamalkan nilai-nilai pengabdian, moderasi beragama, dan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan semangat Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80.[sams]



