Berita

Kemenag Kota Yogya Dukung IWFP 2026 dan Waisak Thudong

Yogyakarta (Kemenag Kota Yogyakarta)— Penyuluh Agama Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Totok Tejamano dan Partini, melakukan koordinasi terkait pelaksanaan Indonesia Walk For Peace (IWFP) 2026 kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Rabu (20/5/2026).

Koordinasi tersebut membahas rangkaian kegiatan Waisak 2570 Buddhist Era Tahun 2026, khususnya pelaksanaan perjalanan spiritual para Bhikkhu Thudong yang tergabung dalam agenda Indonesia Walk For Peace (IWFP) 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Totok Tejamano menyampaikan bahwa IWFP 2026 akan menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Waisak di Yogyakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 27 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti para Bhikkhu Thudong dari empat negara yang akan berjalan kaki menempuh perjalanan sejauh 666 kilometer dari Bali menuju Candi Borobudur.

Perjalanan spiritual tersebut akan melintasi sejumlah wilayah di Indonesia, mulai dari Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. Setibanya di Yogyakarta, para Bhikkhu Thudong direncanakan akan disambut Gubernur DIY di Kompleks Kepatihan pada 25 Mei 2026, kemudian diterima Wakil Gubernur DIY di Pura Pakualaman, serta dilepas oleh Wali Kota Yogyakarta di Budi Abadi Bintaran.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi menyambut baik serta mengapresiasi berbagai agenda yang telah dipersiapkan dalam rangkaian kegiatan Waisak tersebut. Ia menyampaikan dukungan penuh sekaligus mendoakan kelancaran dan kesuksesan seluruh rangkaian kegiatan IWFP 2026 di Kota Yogyakarta.

Selain itu, Ahmad Shidqi juga menegaskan pentingnya peran ASN Kementerian Agama dalam menjaga pelayanan keumatan yang inklusif dan nondiskriminatif. Menurutnya, ASN harus mampu bersikap netral dalam memberikan pelayanan kepada seluruh umat beragama sehingga kerukunan dan harmoni sosial dapat terus terjaga di tengah masyarakat yang majemuk.

Kegiatan koordinasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara penyuluh agama dan Kementerian Agama dalam mendukung suksesnya perayaan keagamaan sekaligus memperkuat moderasi beragama di Kota Yogyakarta.(Totok)

Leave a Reply