KAWAL dan Penyuluh Kristen Kemenag Yogyakarta Kolaborasi Wujudkan Kota Bersih dan Sehat

Yogyakarta (Kemenag Kota Yogyakarta) — Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Komunitas KAWAL (Kamu Wanitanya Allah) melalui aksi bakti sosial bertema “Bersih Kotanya, Sehat Warganya”, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara komunitas, masyarakat, dan Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama di kawasan Tugu Yogyakarta. Semangat kebersamaan kemudian dilanjutkan melalui aksi bersih-bersih sepanjang Jalan Mangkubumi. Tidak hanya menjaga kebersihan ruang publik, peserta juga menghadirkan kepedulian sosial dengan berbagi kasih kepada para pengayuh becak dan para janda.

Penyuluh Agama Kristen Kota Yogyakarta, Oka Yuliana, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dalam kepengurusan KAWAL, Oka berperan sebagai humas. Pada kesempatan itu, ia juga dipercaya menjadi dirigen lagu kebangsaan, memperkuat nuansa kebangsaan dan kebersamaan dalam rangkaian kegiatan.
Kolaborasi tersebut menunjukkan peran penyuluh agama yang tidak hanya hadir dalam penguatan kehidupan keagamaan, tetapi juga mengambil bagian dalam membangun kepedulian sosial, persaudaraan, serta kerukunan di tengah masyarakat.

Ketua KAWAL Indonesia, PS. Sharlin Mataheru, mengatakan KAWAL berkomitmen mengambil tanggung jawab dari hal-hal sederhana yang dapat memberikan dampak lebih luas bagi kota dan bangsa.
“Langkah kecil dari Jogja untuk Indonesia sehat dan maju dalam keharmonisan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.
Aksi sosial ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Yogyakarta, MasJos, melalui gerakan nyata menjaga kebersihan kota dan membangun kepedulian warga.
Kegiatan diikuti komunitas KAWAL bersama masyarakat serta Penyuluh Agama Kristen Kota Yogyakarta. Sinergi tersebut menegaskan bahwa membangun kota yang bersih, sehat, dan harmonis merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan sekitar.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian lintas komunitas, KAWAL bersama Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa nilai keagamaan dapat diwujudkan dalam aksi nyata untuk kemanusiaan, lingkungan, dan persatuan bangsa.(Okta)


