Kasubbag TU Kemenag Kota Yogyakarta Tegaskan Pentingnya Pembaruan Data Pegawai

Yogyakarta (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus memperkuat tata kelola administrasi kepegawaian melalui pembaruan data aparatur secara berkala. Komitmen tersebut ditegaskan dengan keikutsertaan Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kankemenag Kota Yogyakarta dalam kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Interkoneksi Belanja Pegawai melalui Aplikasi Gaji Web dan SIMPEG 5 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (7/8/2026), di Pecel Yojo, Kotagede, Kota Yogyakarta.
Kegiatan yang diikuti para Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag kabupaten/kota se-DIY tersebut bertujuan mengevaluasi implementasi interkoneksi data belanja pegawai melalui Aplikasi Gaji Web dan SIMPEG 5. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan akurasi data kepegawaian sekaligus mendukung kelancaran pengelolaan administrasi belanja pegawai di lingkungan Kementerian Agama.
Kasubbag TU Kankemenag Kota Yogyakarta, Ahmad Mustafid, menyampaikan bahwa pembaruan data pegawai secara berkala merupakan langkah strategis yang tidak boleh diabaikan oleh setiap ASN. Menurutnya, data kepegawaian yang akurat menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan administrasi yang cepat, tepat, dan akuntabel.
“Pembaruan data pegawai secara berkala sangat penting untuk memastikan administrasi kepegawaian tetap akurat. Data yang selalu mutakhir akan memudahkan berbagai layanan karier, seperti proses kenaikan pangkat, pengembangan karier, hingga persiapan pensiun, sekaligus menjadi dasar dalam pengambilan keputusan yang tepat oleh organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketidaklengkapan atau keterlambatan pembaruan data dapat menimbulkan berbagai kendala administrasi yang berdampak langsung kepada pegawai.
“Apabila data tidak diperbarui, pada saat tertentu ketika pegawai sangat membutuhkan layanan, bisa saja muncul kendala, termasuk tidak dapat mengakses fasilitas BPJS karena data belum sinkron. Hal-hal seperti ini tentu harus kita antisipasi bersama melalui budaya tertib administrasi,” tegasnya.
Melalui forum evaluasi tersebut, para peserta juga melakukan pembahasan berbagai kendala teknis dalam implementasi interkoneksi Aplikasi Gaji Web dan SIMPEG 5, sekaligus menyamakan persepsi terhadap mekanisme pembaruan data kepegawaian agar proses administrasi belanja pegawai berjalan lebih efektif, akurat, dan terintegrasi.
Keikutsertaan Kankemenag Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kepegawaian berbasis data yang valid. Dengan data yang selalu mutakhir, diharapkan pelayanan administrasi kepada ASN semakin optimal, mendukung pengelolaan anggaran yang akuntabel, serta mewujudkan pelayanan birokrasi yang profesional dan berdampak.(Nis)



