Berita

Karateka MAN 1 Yogyakarta Anggita Rizqi Raih Juara 3 YOT VI 2026

Sleman (MAN 1 Yogya) — Raden Roro Anggita Rizqi, murid kelas XI E MAN 1 Yogyakarta, meraih juara 3 pada ajang International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament (YOT) VI 2026. Anggita berhasil menembus persaingan di nomor Kumite Junior -53 kilogram Putri yang diikuti karateka dari sejumlah negara.

 

Kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 28–30 Agustus 2026. Selain Indonesia, turnamen internasional itu diikuti peserta dari sejumlah negara, di antaranya Filipina, Malaysia, dan Nigeria.

 

Bagi Anggita, podium ketiga bukan hasil yang diraih secara instan. Persiapan telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelum pertandingan dengan meningkatkan intensitas latihan. Dalam periode persiapan, ia bahkan menjalani latihan hingga 12 kali dalam sepekan.

“Pulang sekolah langsung berangkat latihan sore, kemudian latihan malam di dua tempat yang berbeda,” ujar Anggita.

 

Padatnya agenda latihan juga berkaitan dengan keikutsertaannya dalam kontingen PORDA Kota Yogyakarta. Rutinitas tersebut membuat Anggita harus mampu membagi waktu antara kegiatan sekolah, latihan, dan persiapan menghadapi pertandingan.

 

Salah satu tantangan terberat yang dihadapinya datang dari karateka asal Jakarta. Menurut Anggita, persaingan dari daerah tersebut cukup kuat karena terdapat sekolah atlet yang memiliki program pembinaan secara terstruktur, baik untuk pengembangan teknik maupun kondisi fisik atlet.

 

Menghadapi lawan-lawan tangguh, Anggita memilih mengandalkan konsistensi latihan dan ketenangan saat bertanding. Baginya, pertandingan karate bukan hanya soal bermain keras, tetapi juga menjaga kontrol agar pertandingan tetap berlangsung sportif.

“Triknya konsisten berlatih dan bermain tenang, keras, tetapi tidak saling melukai. Yang terpenting selalu berdoa dan meminta doa kepada mama, papa, dan tim,” katanya.

Kepercayaan diri juga menjadi modal penting Anggita saat turun di YOT VI 2026. Ia mengaku dukungan orang tua menjadi salah satu sumber motivasi terbesarnya. Dukungan dari tim serta Tim Kota Yogyakarta turut membuat mentalnya semakin siap menghadapi persaingan.

“Yang membuat saya percaya diri di event kali ini pertama dukungan keras dari orang tua, kemudian dukungan dari tim dan tim kota. Sejak saya bergabung menjadi bagian dari tim Kota Yogyakarta, saya jadi lebih percaya diri untuk tampil,” ujar Anggita.

 

Medali perunggu yang diraih di YOT VI 2026 sekaligus menjadi pengalaman penting bagi Anggita untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Ia mengaku senang karena berhasil melawan rasa takut yang ada dalam dirinya. Setelah YOT VI 2026, Anggita tidak ingin berhenti pada capaian tersebut. Ia berencana menambah porsi latihan secara mandiri di rumah untuk meningkatkan kemampuan dan mengejar prestasi yang lebih tinggi.

 

Target berikutnya sudah dipasang. Anggita ingin meraih medali emas pada event selanjutnya sekaligus berusaha menjadi bagian dari Tim PORDA Kota Yogyakarta 2027.

 

Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian Anggita yang mampu membawa nama madrasah di ajang karate bertaraf internasional.

“Prestasi Anggita menjadi bukti bahwa murid MAN 1 Yogyakarta dapat berkembang dan berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga. Kami mengapresiasi kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan orang tua dan tim yang telah mengantarkan Anggita meraih prestasi di ajang internasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi.”

 

Capaian Anggita di YOT VI 2026 menambah deretan prestasi murid MAN 1 Yogyakarta sekaligus menunjukkan bahwa ketekunan, disiplin latihan, dukungan keluarga, dan keberanian menghadapi tekanan pertandingan menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet menuju podium. (dee)

Leave a Reply