Berita

KAMILAH Brontokusuman: Mengaji Al-Qur’an, Menguatkan Keyakinan di Tengah Tantangan Zaman

Yogyakarta (KUA Mergangsan) – Program KAMILAH (Kamis Mengaji di Kelurahan) yang digagas KUA Kemantren Mergangsan kembali digelar di Kelurahan Brontokusuman, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan aparatur pemerintahan dan masyarakat.

Kegiatan diikuti oleh Lurah Brontokusuman beserta jajaran pegawai kelurahan. Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Mergangsan, Hari Purnomo, S.Pd. dan Muchrimah, S.Ag., memandu jalannya kegiatan yang diawali dengan tadarus Al-Qur’an bersama.

Dalam sesi tadarus, bacaan peserta disimak secara bergantian, kemudian diberikan arahan dan pembetulan terhadap makharijul huruf maupun kaidah tajwid yang masih perlu disempurnakan. Suasana belajar berlangsung hangat dan interaktif, mencerminkan semangat bersama untuk terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Pada sesi kajian, Hari Purnomo membahas kandungan Surat Ali Imran ayat 43–61 yang menjelaskan tentang kebenaran wahyu Allah serta kedudukan Nabi Isa a.s. sebagai hamba dan rasul Allah. Menurutnya, ayat-ayat tersebut mengandung pelajaran penting tentang keteguhan iman dan keyakinan terhadap kebenaran yang datang dari Allah SWT.

“Dalam Surat Ali Imran ayat 60, Allah menegaskan bahwa kebenaran itu berasal dari-Nya. Karena itu, seorang mukmin tidak boleh membiarkan keraguan menguasai hati sehingga melemahkan keimanan dan keteguhan dalam menjalankan ajaran agama,” jelasnya.

Untuk memperluas wawasan peserta, kajian juga mengangkat kandungan Surat At-Taubah ayat 100 tentang keutamaan kaum Muhajirin dan Anshar serta generasi yang mengikuti jejak mereka dengan baik. Hari Purnomo menjelaskan bahwa para sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam merupakan teladan dalam menjaga akidah, akhlak, dan komitmen terhadap ajaran Islam.

“Generasi sahabat menunjukkan bagaimana mendahulukan ridha Allah di atas kepentingan duniawi. Nilai-nilai inilah yang perlu terus kita teladani dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern saat ini,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan mendapat respons positif dari para peserta. Selain menambah pemahaman keagamaan, program ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara penyuluh agama dan aparatur pemerintahan di tingkat kelurahan.

Melalui Program KAMILAH, KUA Kemantren Mergangsan berharap budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam menjalankan tugas, bermasyarakat, serta menghadapi berbagai tantangan zaman dengan penuh keyakinan dan kebijaksanaan.[HP]