Berita

Jangan Cuma Siap Menikah, Siapkan Diri Hadapi Pahitnya Rumah Tangga

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) — Menikah bukan hanya tentang mempersiapkan hari bahagia, tetapi juga tentang menyiapkan hati untuk menjalani perjalanan rumah tangga dengan segala dinamika di dalamnya. Ada saatnya bahagia, ada pula masa ketika pasangan harus bersama-sama menghadapi ujian dan persoalan.

“Menikah itu ibadah panjang. Jangan hanya siap dengan manisnya, tetapi juga harus siap menghadapi pahitnya,” pesan Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Indira Cahayawati, saat memberikan bimbingan kepada sepasang calon pengantin di Balai Nikah KUA Wirobrajan, Jumat (11/9/2026).

Dikemas secara dialogis, Indira mengajak calon pasangan untuk memahami bahwa membangun rumah tangga membutuhkan kesiapan yang utuh, tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

Menurutnya, komunikasi yang baik, keterbukaan, serta kesediaan untuk saling memahami menjadi bekal penting dalam menjaga keharmonisan keluarga. Tak kalah penting, pasangan juga perlu memiliki kemampuan mengatur keuangan keluarga serta menjauhkan diri dari narkoba dan judi.

“Bangun rumah tangga dengan jujur, saling terbuka, dekat dengan Allah, serta mencari rezeki yang halal dan thayyib. Itulah bekal penting menuju keluarga yang bahagia dan berkah,” pesannya.

Bimbingan calon pengantin menjadi salah satu ikhtiar KUA Wirobrajan untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, dekat, dan memberikan manfaat nyata bagi calon keluarga baru. Sebab, kesiapan menikah bukan hanya tentang mengucapkan janji, tetapi juga tentang kesanggupan untuk terus belajar, bertumbuh, dan saling menguatkan dalam perjalanan rumah tangga.[ekoAW]

Leave a Reply