Integrasikan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembelajaran Al-Qur’an, Santri Madrasah Al-Qur’an Antusias Peringati HAPSAK

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) — Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Mantrijeron, Fatkur Rohman, M.Pd.I., mengajak santri Madrasah Al-Qur’an di SD Negeri 1 Suryodiningratan mengenal nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan menggambar dan mewarnai simbol Garuda Pancasila, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut diintegrasikan dengan pembelajaran Al-Qur’an sebagai upaya menanamkan nilai agama sekaligus kecintaan terhadap bangsa sejak dini. Para santri tampak antusias mengikuti kegiatan sambil mengenal makna lima simbol dalam Garuda Pancasila.
Dalam pembelajaran, Fatkur juga menceritakan secara singkat sejarah kelam peristiwa G30S tahun 1965 yang menimbulkan duka dan pergolakan bagi bangsa Indonesia. Ia menjelaskan bahwa suasana duka tersebut salah satunya ditandai dengan pengibaran bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para korban.
“Sejarah perlu kita kenang dan pelajari agar generasi muda memahami pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah belah,” ujar Fatkur.
Menurutnya, tanggal 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa. Nilai-nilai tersebut dapat dikenalkan kepada anak-anak melalui cara sederhana dan menyenangkan, termasuk dengan mengintegrasikannya dalam pembelajaran Al-Qur’an.
“Belajar Al-Qur’an mengajarkan kita untuk berbuat baik, menghormati sesama, menjaga persaudaraan, dan hidup damai. Nilai-nilai tersebut juga penting dalam kehidupan berbangsa,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan hasil karya para santri berupa gambar Garuda Pancasila. Antusiasme mereka menjadi bagian dari ikhtiar sederhana untuk menanamkan semangat religius, cinta tanah air, dan persatuan sejak usia dini. (Zah/Ra)



