Ibu Semangat Mengaji, Keluarga Makin Qur’ani: KUA Wirobrajan Perkuat Literasi Al-Qur’an

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) – Semangat belajar Al-Qur’an tidak mengenal usia. Dengan terus belajar dan memperbaiki bacaan, kaum ibu dapat menjadi teladan bagi keluarga sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dari rumah.
Semangat inilah yang tumbuh dalam kegiatan edukasi literasi Al-Qur’an bagi jamaah Majelis Tadarus Cinta Al-Qur’an (MTCQ) yang diselenggarakan oleh KUA Wirobrajan bersama Omah Ngaji Patangpuluhan, Senin (19/10/2026), di Omah Ngaji.
Tiga Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Prety Etika Rachimatullaili, Titi Patia, dan Indira Cahayawati, mendampingi para jamaah dalam belajar membaca Al-Qur’an. Suasana belajar berlangsung penuh semangat, menjadi ruang bagi para ibu untuk terus meningkatkan kemampuan mengaji sekaligus memperdalam kedekatan dengan kitab suci.
Kegiatan ini tidak sekadar berfokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya literasi Al-Qur’an di lingkungan keluarga. Para ibu memiliki peran penting dalam menghadirkan kebiasaan baik di rumah, termasuk membangun suasana yang mendukung anak-anak untuk mencintai dan mempelajari Al-Qur’an.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, KUA Wirobrajan berharap para jamaah semakin percaya diri dalam membaca Al-Qur’an dan mampu meneruskan semangat belajar tersebut kepada anggota keluarga lainnya.
Sebab, keluarga Qur’ani tumbuh dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Ketika ibu bersemangat mengaji, anak-anak memiliki teladan nyata untuk mengikuti. Dari rumah, kecintaan terhadap Al-Qur’an diharapkan semakin mengakar dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan MTCQ bersama Omah Ngaji Patangpuluhan, KUA Wirobrajan terus memperkuat peran penyuluh agama dalam mendampingi masyarakat, membangun literasi keagamaan, dan menumbuhkan keluarga yang dekat dengan Al-Qur’an.



