Berita

Hadir di Saat Paling Rapuh: Doa dan Asa Penyuluh KUA Wirobrajan untuk Pasien RS Panti Rapih

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) – Di tengah perjuangan menghadapi sakit, kehadiran dan dukungan spiritual menjadi penguat bagi pasien maupun keluarga. Hal inilah yang terus dihadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan melalui pelayanan rohani bagi pasien di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta.

Pada Kamis, 3 September 2026, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, memberikan pendampingan spiritual kepada pasien dan keluarga dengan pendekatan yang holistik. Pendampingan dilakukan dengan menghadirkan doa, penguatan batin, sekaligus motivasi agar pasien dan keluarga tetap memiliki semangat, kesabaran, dan harapan dalam menghadapi ujian.

Dalam suasana yang penuh empati, Eko mengajak pasien dan keluarga untuk memandang sakit tidak semata-mata sebagai sebuah penderitaan, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan kehidupan yang dapat menjadi jalan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Sakit bukan akhir dari segalanya. Sakit bisa menjadi ladang kebaikan, ruang untuk mendekat kepada Allah, sekaligus momentum untuk belajar sabar dan tetap memiliki harapan,” ungkapnya.

Menurutnya, dukungan rohani memiliki arti penting bagi pasien yang sedang berada dalam kondisi rentan. Doa dan kata-kata penguatan diharapkan dapat memberikan ketenangan hati serta membantu pasien dan keluarga menghadapi proses pengobatan dengan lebih kuat dan ikhlas.

“Jangan kehilangan asa. Di balik setiap ujian, selalu ada hikmah dan kebaikan yang Allah siapkan,” pesan Eko kepada pasien dan keluarga.

Pelayanan rohani tersebut menjadi bagian dari komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan masyarakat. Kehadiran penyuluh di rumah sakit diharapkan tidak hanya memberikan penguatan keagamaan, tetapi juga menghadirkan rasa tenang, kepedulian, dan harapan bagi mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit.

Melalui pendampingan yang dilakukan dengan penuh empati, KUA Wirobrajan terus berupaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung, termasuk bagi mereka yang tengah berjuang menjaga kesehatan dan melewati ujian kehidupan.[ekoAW]

Leave a Reply