Gerakan Gemar Mengaji, KUA Wirobrajan Perkuat Literasi Al-Qur’an di Tengah Masyarakat

Yogyakarta (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Wirobrajan terus menguatkan budaya mencintai Al-Qur’an melalui Gerakan Gemar Mengaji yang dilaksanakan dalam kegiatan Majelis Taklim dan Cinta Al-Qur’an (MTCQ) di Masjid Al Hidayah, Kamis (25/6/2026).
Program yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang mudah dijangkau, berkualitas, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui pembinaan rutin, peserta dibimbing untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, memahami maknanya, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan MTCQ mendapat dukungan penuh dari takmir Masjid Al Hidayah, tokoh masyarakat, dan Kepala KUA Wirobrajan. Sinergi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperluas gerakan literasi Al-Qur’an sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan di tingkat masyarakat.
Kepala KUA Wirobrajan menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh agama yang terus hadir memberikan layanan pembinaan secara langsung kepada masyarakat melalui berbagai program keagamaan.
“Gerakan Gemar Mengaji merupakan ikhtiar KUA Wirobrajan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin KUA tidak hanya dikenal sebagai tempat pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Suasana pembelajaran yang hangat, interaktif, dan penuh kekeluargaan membuat kegiatan MTCQ semakin diminati warga. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, peserta juga memperoleh motivasi untuk menjadikan kitab suci sebagai pedoman dalam membangun akhlak, memperkuat keimanan, dan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
KUA Wirobrajan berkomitmen terus memperluas jangkauan pembinaan keagamaan melalui peran aktif para Penyuluh Agama Islam. Dengan semangat pelayanan yang inklusif dan berkelanjutan, Gerakan Gemar Mengaji diharapkan mampu menumbuhkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dan pedoman dalam setiap aspek kehidupan.[ekoAW]


