Berita

Dukung Program Sayangi Anak Yatim, UPZ Wilayah Pakualaman Salurkan Bantuan Beras dan Dana Infaq Shodaqoh

Yogyakarta, Pakualaman — Upaya memperkuat kepedulian sosial dan perhatian terhadap anak-anak yatim terus dilakukan oleh UPZ Wilayah Pakualaman. Sebagai bagian dari Program Pakualaman Cerdas–Peduli, UPZ Wilayah Pakualaman menyalurkan bantuan berupa beras dan dana infaq shodaqoh kepada dua anak yatim yang ditetapkan sebagai mustahik program.

Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan pada Rabu, 30/09/2026, bertempat di Aula Kelurahan Gunungketur, Pakualaman. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat melalui penghimpunan dan pendayagunaan dana infaq shodaqoh untuk membantu warga yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim.

Keberadaan UPZ Wilayah Pakualaman selama ini tidak hanya berperan dalam menghimpun dana infaq shodaqoh dari para munfiq dan muzaki, tetapi juga menyalurkannya kembali kepada masyarakat melalui berbagai program sosial. Salah satunya adalah program santunan bagi anak yatim, piatu, dan dhuafa di wilayah Kemantren Pakualaman.

Melalui Program Pakualaman Cerdas–Peduli, bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan agar anak-anak yatim tetap mendapatkan perhatian dari lingkungan sosial di sekitarnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan motivasi kepada penerima manfaat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Program ini juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi beban ekonomi keluarga kurang mampu serta ikut berkontribusi dalam penanganan persoalan kemiskinan di wilayah Kemantren Pakualaman. Semangat berbagi yang dibangun melalui infaq shodaqoh diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

UPZ Wilayah Pakualaman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap anak yatim, piatu, dan dhuafa. Setiap rupiah yang diinfaqkan dan dishodaqohkan, ketika dikelola dan disalurkan dengan baik, dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan dan menguatkan ketahanan sosial masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menyayangi anak yatim bukan hanya bentuk kepedulian sesaat, tetapi merupakan tanggung jawab sosial dan bagian dari nilai-nilai ajaran Islam. Dengan kolaborasi antara UPZ, pemerintah wilayah, para munfiq-muzakki, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang dapat merasakan manfaat dari program UPZ (HANS)

Leave a Reply