Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa PPL UIN Uji Simulasi Akad Nikah di KUA Wirobrajan

Yogyakarta (Humas) – Komitmen dalam memberikan edukasi dan pengalaman praktik kepada generasi muda terus ditunjukkan oleh KUA Wirobrajan. Melalui kegiatan bimbingan dan simulasi akad nikah, mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari secara langsung proses pelayanan pernikahan di KUA Wirobrajan, Senin (25/5/2026).
Bertempat di Balai Nikah KUA Wirobrajan, Kepala KUA Wirobrajan, Raden Andhi Nugroho, memberikan penjelasan mendalam mengenai tahapan, tata cara, serta aspek administratif dan syariat dalam pelaksanaan akad nikah. Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menekankan pentingnya profesionalisme, ketelitian, dan pelayanan prima dalam pelaksanaan tugas penghulu dan petugas KUA.
Setelah menerima pembekalan, para mahasiswa PPL melaksanakan simulasi prosesi akad nikah secara langsung. Dalam simulasi tersebut, mahasiswa mempraktikkan berbagai peran yang terlibat dalam akad nikah, mulai dari penghulu, wali nikah, calon mempelai, hingga saksi. Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, sehingga memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan akad nikah yang sesungguhnya.
Raden Andhi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KUA Wirobrajan dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya yang sedang menjalani praktik lapangan di lingkungan Kementerian Agama.
“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman langsung agar mampu menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan. Dengan simulasi ini, mereka dapat memahami prosedur akad nikah secara lebih utuh dan aplikatif,” ujarnya.
Para mahasiswa mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut. Selain memahami aspek teknis pelaksanaan akad nikah, mereka juga mendapatkan wawasan mengenai pelayanan publik dan peran strategis KUA dalam membina kehidupan keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, KUA Wirobrajan kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pelayanan publik yang tidak hanya memberikan layanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, berbagi ilmu, dan penguatan kompetensi bagi generasi muda calon insan profesional di bidang keagamaan. (EkoAW)



