Dari Masjid Rutan Menata Kehidupan, Penyuluh KUA Wirobrajan Perkuat Spiritual Warga Binaan

Yogyakarta – Komitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat terus ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan. Melalui kegiatan pembinaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Yogyakarta, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I., memberikan pelatihan tata cara wudhu dan shalat kepada warga binaan di Masjid At-Taqwa, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan ibadah warga binaan. Materi disampaikan secara sederhana, aplikatif, dan mudah dipahami, sehingga peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik.
Dalam pelatihan tersebut, Eko Agus Wibowo menjelaskan tata cara berwudhu yang benar sesuai tuntunan syariat, mulai dari niat, urutan membasuh anggota tubuh, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan agar wudhu menjadi sah. Setelah penyampaian materi, peserta diajak mempraktikkan langsung tata cara wudhu dan gerakan shalat yang benar.
Antusiasme warga binaan terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif bertanya dan mempraktikkan materi yang diberikan, baik terkait gerakan maupun bacaan dalam shalat. Pendekatan yang humanis dan komunikatif membuat suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh semangat.
Menurut Eko Agus Wibowo, pembinaan keagamaan di lingkungan rutan merupakan bagian dari upaya memberikan penguatan spiritual bagi warga binaan agar memiliki bekal moral dan keagamaan yang lebih baik. Melalui kegiatan tersebut diharapkan tumbuh kesadaran untuk terus memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas ibadah.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan keagamaan yang tidak mengenal batas ruang dan status sosial. Kehadiran penyuluh agama di tengah warga binaan menunjukkan bahwa pembinaan spiritual merupakan hak setiap warga negara yang perlu terus didampingi dan diperkuat.
Dengan semangat melayani dan berdampak, KUA Wirobrajan terus berkomitmen menghadirkan program-program pembinaan keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di balik jeruji.[ekoAW]


