Berita

Dari Masjid At-Taqwa Rutan, Dakwah Inklusif Tebar Inspirasi dan Harapan Baru

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) – Komitmen menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat terus diwujudkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan. Melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) berdampak, Penyuluh Agama Islam Eko Agus Wibowo, S.Sos.I., memberikan pembinaan keagamaan kepada Majelis Taklim warga binaan Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Kamis (18/6/2026), di Masjid At-Taqwa Rutan Kelas IIA Yogyakarta.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan tersebut mengangkat tema Sirah Nabawiyah Nabi Muhammad SAW. Tema ini dipilih sebagai upaya mengenalkan kembali keteladanan Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan semangat hijrah, introspeksi diri, dan perubahan ke arah yang lebih baik bagi para warga binaan.

Dalam penyampaiannya, Eko Agus Wibowo menjelaskan bahwa kehidupan Rasulullah SAW merupakan sumber inspirasi bagi umat Islam dalam membangun karakter dan akhlak mulia. Menurutnya, meneladani akhlak Nabi merupakan langkah penting dalam proses perbaikan diri dan penguatan keimanan.

Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Ahzab ayat 21 yang menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah suri teladan terbaik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan keselamatan di hari akhir. Selain itu, ia juga menyampaikan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad, “Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.”

“Keteladanan Rasulullah tidak hanya menjadi pelajaran sejarah, tetapi juga pedoman hidup yang relevan sepanjang masa. Semangat kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan tanggung jawab yang dicontohkan Nabi dapat menjadi bekal bagi siapa saja yang ingin memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Para warga binaan mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh perhatian. Materi yang disampaikan memberikan motivasi spiritual serta harapan baru untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.

Melalui program Bimluh berdampak ini, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan dakwah yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dakwah tidak mengenal batas ruang maupun status sosial, melainkan menjadi sarana menghadirkan cahaya keimanan, menumbuhkan harapan, serta menguatkan semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih bermakna dan penuh keberkahan.[ekoAW]