Berita

Bimbingan Keagamaan Madrasah Al-Qur’an Al-Aziz: Penyuluh Berikan Layanan Konseling Lansia Penuh Empati

Kegiatan rutin Bimbingan Keagamaan Madrasah Al-Qur’an Al-Aziz menjadi ruang layanan keagamaan yang menyentuh kebutuhan jamaah, tidak hanya dalam pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga melakukan pendampingan dan konseling keagamaan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 23-9-2026, bertempat di Masjid Al-Aziziyah, Jagalan Purwokinanti. Setelah selesai bimbingan membaca Al-Qur’an, materi diisi dengan layanan konseling bagi salah seorang jamaah lanjut usia (lansia). Layanan tersebut diberikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pakualaman, Arin Marliana, dengan pendekatan yang penuh empati, perhatian, dan kekeluargaan.

Dalam layanan konseling tersebut, penyuluh memberikan ruang bagi lansia untuk berbagi cerita dan pengalaman yang pernah dihadapi dalam perjalanan hidupnya. Pendampingan dilakukan melalui komunikasi yang hangat dan penuh perhatian, sehingga jamaah merasa didengarkan, dihargai, serta tidak menghadapi persoalannya seorang diri.

Penyuluh berusaha memberikan motivasi agar jamaah tetap memiliki semangat dalam menjalani kehidupan, mampu menerima berbagai pengalaman masa lalu dengan lebih lapang, serta belajar membangun sikap ikhlas, sabar, dan tawakal dalam menghadapi persoalan kehidupan.

Pendekatan konseling keagamaan bagi lansia menjadi salah satu bentuk nyata peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pelayanan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Kehadiran penyuluh bukan hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga menjadi teman berbagi, pendengar yang baik, sekaligus memberikan penguatan spiritual kepada masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan Bimbingan Keagamaan Madrasah Al-Qur’an Al-Aziz ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran bahwa setiap fase kehidupan memiliki nilai dan hikmah. Para lansia diharapkan dapat menjalani hari-hari dengan lebih tenang, optimis, dan penuh rasa syukur, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Menjadi pendengar yang baik adalah bagian dari pelayanan. Dengan empati, doa, dan penguatan spiritual, penyuluh hadir untuk membantu jamaah menemukan kembali semangat dan ketenangan dalam menjalani kehidupan.”

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Pakualaman dalam menghadirkan layanan bimbingan keagamaan yang humanis, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan jamaah. (N.S)

Leave a Reply