Belajar Tanpa Batas, Penyuluh Agama KUA Mergangsan Dampingi Pedagang Pasar Prawirotaman Belajar Al-Qur’an

Yogyakarta (KUA Mergangsan)–Kamis, 17 September 2026 — Semangat belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas tempat maupun kesibukan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pendampingan belajar Al-Qur’an yang dilakukan Penyuluh Agama KUA Mergangsan bersama para pedagang di Pasar Prawirotaman, Kota Yogyakarta.
Kegiatan yang berlangsung di lantai tiga Pasar Prawirotaman pada Kamis, 17 September 2026, menjadi ruang belajar bagi para pedagang yang tetap menyempatkan waktu untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di tengah aktivitas berdagang.
Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Penyuluh Agama KUA Mergangsan dalam memberikan layanan bimbingan keagamaan yang dekat dengan masyarakat. Pasar yang menjadi tempat mencari nafkah sehari-hari juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk belajar dan memperdalam pengetahuan keagamaan.
Dengan suasana yang sederhana dan penuh kekeluargaan, para pedagang mengikuti pembelajaran Al-Qur’an secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas mencari nafkah tidak menjadi penghalang untuk terus belajar.
“Belajar Al-Qur’an dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Kesibukan berdagang bukan alasan untuk berhenti belajar,” menjadi semangat yang tercermin dalam kegiatan pendampingan tersebut.
Kehadiran Penyuluh Agama KUA Mergangsan di tengah komunitas pedagang juga diharapkan semakin mendekatkan layanan bimbingan keagamaan kepada masyarakat. Pendampingan secara langsung di lingkungan pasar memungkinkan kegiatan pembelajaran berlangsung lebih fleksibel dan sesuai dengan kondisi para peserta.
Kegiatan belajar Al-Qur’an di lantai tiga Pasar Prawirotaman ini menjadi gambaran nyata semangat “Belajar Tanpa Batas”—bahwa kesempatan untuk menuntut ilmu tetap terbuka, meskipun berada di tengah kesibukan bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari. (Ali)



