Berita

Awali Aktivitas dengan Tadarus, Kepala KUA Mantrijeron Ajak ASN Sukseskan Hari Berkiblat Indonesia dan Tuntaskan E-Kinerja

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) — KUA Mantrijeron mengawali aktivitas pelayanan dengan tadarus Al-Qur’an yang dilanjutkan pembinaan dan pengarahan dari Kepala KUA Mantrijeron di Balai Nikah KUA Mantrijeron, Rabu (15/7/2026) pukul 07.30–08.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai sebagai ikhtiar memperkuat nilai spiritual sebelum melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pembinaannya, Kepala KUA Mantrijeron, Setyo Purwadi, S.Ag., mengingatkan pentingnya membiasakan membaca Al-Qur’an sebagai amalan yang akan menjadi syafaat bagi pembacanya. Menurutnya, memulai aktivitas dengan tadarus diharapkan menghadirkan keberkahan serta meningkatkan semangat dalam menjalankan amanah pelayanan.

“Al-Qur’an adalah syafaat bagi pembacanya. Mari kita awali setiap aktivitas dengan tadarus agar pekerjaan yang kita laksanakan bernilai ibadah dan membawa keberkahan,” ungkap Setyo Purwadi.

Senada dengan itu, Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, Edy Mahrus, S.E., menyampaikan bahwa tadarus Al-Qur’an sebelum memulai aktivitas kerja merupakan kebiasaan baik yang dapat menambah keberkahan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kepala KUA Mantrijeron juga menginstruksikan seluruh pegawai agar turut menyosialisasikan dan menyukseskan Roshdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Agama RI dalam pelaksanaan Hari Berkiblat Indonesia. Seluruh ASN diharapkan aktif mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan momentum tersebut untuk memastikan arah kiblat secara presisi.

Selain itu, Setyo Purwadi menekankan pentingnya penyelesaian E-Kinerja Triwulan II Periode April–Juli 2026 sesuai ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa penyelesaian E-Kinerja merupakan bentuk tanggung jawab dan akuntabilitas ASN dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan Kementerian Agama.

Melalui pembinaan rutin ini, KUA Mantrijeron berharap seluruh pegawai senantiasa menjaga semangat spiritual, disiplin, dan profesionalisme sehingga mampu memberikan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat (FR)