Berita

Rakernas III IPARI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Advokasi Penyuluh Agama

Bogor (IPARI) — Pengurus Daerah (PD) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Yogyakarta mewakili Pengurus Wilayah (PW) IPARI Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III IPARI Pusat Tahun 2026 yang berlangsung pada 7–9 Juli 2026 di Graha Dinar Syariah, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan bertajuk “IPARI Merawat Negeri” ini mengangkat tema “Memperkuat Moderasi Beragama, Literasi Kebangsaan, dan Advokasi Penyuluh Agama”.

PW IPARI DIY diwakili oleh Tri Didik Wibowo dan Eko Agus Wibowo bersama delegasi dari seluruh pengurus wilayah IPARI se-Indonesia. Rakernas menjadi forum strategis untuk memperkuat komitmen penyuluh agama dalam menjaga kerukunan umat, meningkatkan literasi kebangsaan, serta memperjuangkan penguatan advokasi profesi penyuluh agama di Indonesia.

Rakernas III IPARI Tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Dr. H. Abu Rokhmad. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kemandirian IPARI yang mampu menyelenggarakan Rakernas secara mandiri. Ia juga menegaskan pentingnya menghadirkan jenjang Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Ahli Utama sebagai puncak karier penyuluh agama, sehingga profesi ini memiliki ruang pengembangan yang semakin jelas dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kasubdit Bina Penyuluh Agama Islam, Dr. H. Jamaluddin M. Marki, Lc., M.Si., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh agama melalui pembaruan keilmuan, transformasi digital dalam pelaksanaan penyuluhan, serta penyusunan program yang memiliki dampak nyata dan terukur bagi masyarakat. Menurutnya, penguatan kelembagaan, sumber daya manusia, sarana prasarana, serta tata kelola data menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan penyuluhan agama. Ia juga mendorong para penyuluh untuk terus meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan jenjang pendidikan agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Keikutsertaan delegasi PW IPARI DIY dalam Rakernas ini merupakan bentuk komitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan organisasi sekaligus mengawal perjuangan peningkatan profesionalisme, kompetensi, dan jenjang karier penyuluh agama. Selain menjadi forum penyusunan program kerja nasional, Rakernas juga menjadi wadah konsolidasi organisasi, mempererat silaturahmi, berbagi praktik baik, serta memperkuat sinergi antarpenyuluh agama dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui Rakernas III IPARI Tahun 2026, diharapkan IPARI semakin kokoh sebagai rumah besar penyuluh agama Indonesia yang mampu memperjuangkan kesejahteraan, pengembangan karier, dan peningkatan kompetensi anggotanya. Dengan demikian, penyuluh agama diharapkan semakin mampu menghadirkan pelayanan keagamaan yang moderat, profesional, adaptif, berdampak, serta relevan dalam mendukung kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.[ekoAW]

Leave a Reply