Dedikasi Tanpa Batas, Penyuluh Agama KUA Wirobrajan Hadir Menguatkan Pasien di RS Panti Rapih

Yogyakarta (Humas) – Komitmen menghadirkan pelayanan keagamaan yang berdampak terus diwujudkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I., melalui sinergi lintas sektor. Salah satu bentuk pengabdian tersebut diwujudkan dalam pelayanan kerohanian berupa doa dan pendampingan spiritual bagi pasien di RS Panti Rapih Yogyakarta, Senin (6/7/2026).
Pelayanan kerohanian ini diberikan secara on call sesuai permintaan pasien maupun keluarga selama jam pelayanan rumah sakit. Kehadiran penyuluh agama di lingkungan rumah sakit menjadi bentuk kolaborasi antara Kementerian Agama dan sektor kesehatan dalam menghadirkan pelayanan publik yang menyentuh aspek spiritual masyarakat.
Melalui doa, motivasi, dan pendampingan rohani, penyuluh agama berupaya memberikan ketenangan batin, menguatkan semangat ikhtiar, serta menumbuhkan optimisme kepada pasien dan keluarganya dalam menjalani proses pengobatan. Pendampingan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat mental dan spiritual sehingga pasien lebih siap menghadapi masa pemulihan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta untuk menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara Kementerian Agama dan rumah sakit diharapkan mampu melengkapi pelayanan kesehatan melalui penguatan aspek spiritual, sehingga pelayanan yang diterima masyarakat menjadi lebih utuh.
Eko Agus Wibowo menegaskan bahwa pendampingan spiritual merupakan bagian dari tugas penyuluh agama dalam memberikan pelayanan kepada umat, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi ujian berupa sakit.
“Melalui doa dan pendampingan rohani, kami ingin menghadirkan ketenangan, menguatkan harapan, dan mendampingi pasien serta keluarganya agar tetap optimis. Semoga kolaborasi dengan pihak rumah sakit ini menjadi ikhtiar bersama dalam memberikan pelayanan yang humanis dan penuh empati,” ujarnya.
Melalui pelayanan kerohanian di rumah sakit, KUA Wirobrajan terus memperkuat perannya sebagai mitra masyarakat dalam memberikan bimbingan keagamaan. Kehadiran penyuluh agama diharapkan menjadi wujud nyata pelayanan Kementerian Agama yang dekat dengan masyarakat, menyentuh kebutuhan spiritual, serta memberikan dampak positif bagi pasien dan keluarga.[ekoAW]



