Berita

Kelas XI MAN 1 Yogyakarta Belajar Harmoni Alam dan Budaya di Pantai Melasti

Bali (MAN 1 Yogyakarta) – Rangkaian kegiatan Studi Budaya MAN 1 Yogyakarta di Bali berlanjut dengan kunjungan ke Pantai Melasti, salah satu destinasi budaya yang sarat nilai spiritual dan kearifan lokal Selasa (13/01/2026) sore.

Pantai Melasti dikenal sebagai ruang sakral dalam tradisi masyarakat Bali. Pantai ini kerap digunakan sebagai lokasi pelaksanaan upacara Melasti, yaitu ritual penyucian diri dan alam sebelum Hari Raya Nyepi.

Keindahan tebing, laut biru, dan hamparan pasir putih Pantai Melasti yang berpadu dengan nilai spiritual memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya visual, tetapi juga reflektif bagi murid-murid.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pembelajaran di ruang budaya seperti Pantai Melasti memiliki makna yang mendalam.

“Pantai Melasti mengajarkan keseimbangan antara manusia, alam, dan nilai spiritual. Melalui kunjungan ini, murid belajar bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi pedoman hidup yang relevan hingga saat ini,” ungkap Edi.

Selain mengenal nilai budaya dan spiritual Pantai Melasti, para murid juga menyaksikan pertunjukan Tari Kecak yang ditampilkan menjelang matahari terbenam. Tari Kecak dengan paduan suara puluhan penari laki-laki, gerak yang ritmis, serta kisah Ramayana yang sarat pesan moral, memberikan pengalaman belajar yang kuat tentang kolaborasi, kedisiplinan, dan kekuatan narasi dalam seni tradisional Bali. Momen pertunjukan yang berpadu dengan panorama sunset Pantai Melasti menghadirkan suasana magis yang meninggalkan kesan mendalam bagi para murid.

Salah satu guru pendamping, Suci Ambarwati, S. Pd., menjelaskan bahwa pertunjukan tari menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan berkesan. Menurutnya, melalui Tari Kecak, murid dapat memahami bagaimana nilai sejarah, filosofi, dan kepercayaan masyarakat Bali diekspresikan melalui seni pertunjukan.

“Ini membantu murid-murid belajar menghargai proses, makna, dan keindahan budaya secara utuh, apalagi disaksikan langsung di ruang alam terbuka saat matahari terbenam,” jelas Suci.

Kegiatan di Pantai Melasti diharapkan mampu menumbuhkan apresiasi murid terhadap budaya dan alam, sekaligus memperkuat karakter seperti kepekaan sosial, sikap menghargai perbedaan, serta kesadaran untuk menjaga kelestarian budaya dan lingkungan. (luf)

Leave a Reply