26 GTK Madrasah Adu Prestasi di Seleksi Kemenag Kota Yogyakarta

Yogyakarta (Humas) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Elfa Tsuroyya, menegaskan komitmen penuh Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad) dalam mempersiapkan calon peserta Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi secara maksimal agar mampu meraih prestasi membanggakan hingga tingkat nasional. Komitmen tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Seleksi Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026 di Aula II Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Selasa (12/5/2026).
“Kami memberikan pendampingan secara daring maupun luring hingga 5 Juni mendatang. Setelah itu Bapak dan Ibu diminta menyiapkan seluruh kebutuhan yang diupload di link yang sudah diberikan oleh panitia dengan akun yang sudah dimiliki. Harapannya, peserta Kota Yogyakarta mampu tampil optimal dan meraih hasil terbaik,” ujar Elfa Tsuroyya dalam sambutannya.
Elfa menyampaikan bahwa Kemenag Kota Yogyakarta terus berupaya membangun budaya berprestasi di lingkungan madrasah melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, ajang Anugerah GTK bukan sekadar kompetisi, namun menjadi ruang aktualisasi bagi guru dan tenaga kependidikan untuk menunjukkan inovasi, dedikasi, dan inspirasi dalam memajukan pendidikan madrasah.

Untuk memberikan motivasi kepada peserta, panitia menghadirkan Anik Lestari dari MTsN 1 Yogyakarta yang berhasil meraih Juara 1 Nasional Anugerah GTK Tahun 2025. Elfa menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi seluruh peserta seleksi tahun ini.
“Hari ini kita hadirkan GTK berprestasi yang berhasil menjadi Juara 1 tingkat nasional. Tahun 2025 DIY mengirimkan 11 kategori ke tingkat nasional, namun yang lolos hanya dua. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk tampil lebih baik lagi,” ungkapnya.
Ia juga memberikan semangat kepada seluruh peserta sampai berhasil lolos hingga tahap wawancara. Menurutnya, peserta yang telah masuk tahapan seleksi lanjutan merupakan guru dan tenaga kependidikan terbaik yang memiliki peluang besar untuk meraih prestasi.
“Bagi yang nanti masuk tahap wawancara, insyaallah sudah memperoleh kejuaraan. Tinggal bagaimana memaksimalkan potensi dan persiapan yang dimiliki,” tambahnya.
Kegiatan seleksi ini diikuti oleh 26 guru dan tenaga kependidikan dari jenjang MTs dan MA di lingkungan madrasah Kota Yogyakarta. Para peserta bersaing dalam beberapa kategori, di antaranya Guru Dedikatif, Guru Inovatif, Guru Inspiratif, serta Tendik Dedikatif.

Proses seleksi berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga sore hari dengan mekanisme presentasi dan wawancara. Panitia memberikan fasilitas presentasi lengkap dengan layar dan dukungan operator untuk membantu peserta menampilkan karya serta portofolio terbaiknya. Sebelum seleksi dimulai, panitia juga membacakan tata tertib sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan agar berjalan tertib dan profesional.
Seleksi Anugerah GTK Berprestasi Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026 dinilai langsung oleh dewan juri yang terdiri dari para pengawas madrasah Kemenag Kota Yogyakarta serta Anik Lestari selaku Juara 1 Nasional Anugerah GTK Tahun 2025.
Melalui proses seleksi yang ketat dan pembinaan intensif tersebut, Kemenag Kota Yogyakarta optimistis akan lahir lebih banyak guru dan tenaga kependidikan madrasah yang mampu membawa nama baik daerah di tingkat provinsi maupun nasional. Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan, Seksi Pendidikan Madrasah berharap ajang ini menjadi momentum lahirnya insan pendidikan madrasah yang profesional, inovatif, dan menginspirasi.(Nis)



