Tim Editor Percepat Penyelesaian Buku Karya Penyuluh Agama

YOGYAKARTA – Tim editor buku kumpulan tulisan penyuluh agama terus memacu proses penyelesaian naskah melalui kegiatan penyuntingan yang dilaksanakan di Ruang Pelatihan KUA Gedongtengen, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan sebuah buku yang memuat gagasan, pengalaman, dan praktik baik para penyuluh agama dalam menjalankan tugas pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui buku tersebut, berbagai pengalaman lapangan diharapkan dapat terdokumentasikan sekaligus menjadi sumber pembelajaran bagi para penyuluh agama maupun masyarakat luas.
Tim editor yang terlibat dalam proses penyelesaian naskah terdiri atas M. Mahlani, Eko Agus Wibowo, Sholihat, Rochimatullaili, dan Samsul Ma’arif. Mereka secara intensif melakukan penelaahan substansi, penyuntingan bahasa, penyesuaian format penulisan, serta pengecekan kelengkapan naskah agar menghasilkan buku yang berkualitas dan mudah dipahami pembaca.
Salah satu anggota tim editor menyampaikan bahwa proses penyuntingan dilakukan secara cermat untuk memastikan setiap tulisan memenuhi kaidah penulisan yang baik tanpa mengurangi pesan dakwah dan nilai edukatif yang ingin disampaikan oleh para penulis.
“Buku ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi karya para penyuluh agama, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi, referensi, dan motivasi bagi penyuluh maupun masyarakat dalam mengembangkan literasi keagamaan,” ujarnya.
Tim editor menargetkan seluruh proses penyuntingan selesai pada akhir Juni 2026 sehingga naskah dapat segera memasuki tahap tata letak dan penerbitan. Kehadiran buku ini diharapkan mampu memperkaya khazanah literasi keagamaan sekaligus menunjukkan kontribusi nyata penyuluh agama dalam menyebarluaskan nilai-nilai moderasi beragama, pembinaan umat, serta penguatan kehidupan sosial keagamaan di tengah masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, tim editor optimistis target penyelesaian naskah dapat tercapai sesuai jadwal, sehingga karya para penyuluh agama segera hadir dan memberikan manfaat bagi khalayak yang lebih luas.[sam]



