Tadarus dan Kultum Penyuluh Mengawali Rakordasi KUA Jetis

Jetis — Kegiatan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi (Rakordasi) rutin KUA Jetis diawali dengan tadarus Al-Qur’an dan kultum yang disampaikan oleh Penyuluh Agama pada hari Selasa, 6 Januari 2026, sebagai upaya menumbuhkan semangat spiritual dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
Tadarus Al-Qur’an diikuti oleh seluruh pegawai KUA Jetis dengan penuh khidmat di Aula Balai Nikah. Suasana religius terasa sejak awal kegiatan, menjadi pengingat bahwa setiap amanah dan layanan kepada masyarakat hendaknya berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Usai tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan kultum oleh Penyuluh Agama, Dwi Muryanto, SP., yang mengangkat tema “Menjadi Orang Muslih, Keberadaan Kita Menjadi Manfaat bagi Orang Lain.” Dalam kultumnya disampaikan bahwa seorang muslih adalah pribadi yang tidak hanya baik untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menghadirkan kebaikan dan kemaslahatan bagi lingkungan sekitarnya.
Penyuluh menegaskan bahwa aparatur KUA memiliki peran strategis sebagai teladan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap tugas pelayanan keagamaan hendaknya diniatkan sebagai ibadah dan sarana memberi manfaat seluas-luasnya bagi umat.
Kepala KUA Jetis, Muhammad Fauzan Fatkhullah, S.H.I., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tadarus dan kultum yang secara rutin mengawali Rakordasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penguat moral dan spiritual pegawai, sehingga tercipta sinergi kerja yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Rakordasi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan agenda kerja dan evaluasi layanan, dengan semangat kebersamaan serta nilai-nilai Qur’ani yang telah ditanamkan sejak awal kegiatan.[ismi]



