Berita

Syahdu di Tengah Hiruk Pikuk, Penyuluh KUA Kraton Perkuat Literasi Al-Qur’an di Pasar Kluwih

Yogyakarta (KUA Kraton) — Di tengah keriuhan transaksi jual beli dan dinamika pasar tradisional, suasana menyejukkan hadir di Majelis Taklim (MT) Pasar Kluwih, wilayah Kemantren Kraton, Kamis (30/4/2026). Penyuluh Agama Islam KUA Kraton hadir memberikan bimbingan dan penguatan baca Al-Qur’an bagi para pedagang dan pengunjung pasar.

Kegiatan ini menjadi oase spiritual bagi jamaah yang sebagian besar merupakan pelaku ekonomi mikro. Di sela kesibukan mencari nafkah, mereka menyempatkan diri untuk memperbaiki makhraj dan tajwid, dipandu langsung oleh para penyuluh dengan penuh kesabaran.

Salah satu penyuluh, Awaluddin Kiraman, S.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap kehidupan spiritual masyarakat pasar. “Kami hadir membawa cinta melalui Al-Qur’an, agar kesibukan dunia tidak membuat kita lalai dari interaksi dengan kitab suci,” ujarnya.

Antusiasme jamaah terlihat tinggi. Meski harus bergantian antara melayani pembeli dan mengikuti pembelajaran, semangat mereka tetap terjaga. Janti, salah satu pedagang sekaligus anggota majelis taklim, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu dan memberikan ketenangan batin di tengah aktivitas pasar.

Kehadiran penyuluh agama dengan pendekatan jemput bola dinilai efektif, terutama bagi para pedagang yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengikuti pembelajaran di tempat lain.

Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun karakter pedagang yang jujur dan amanah sesuai nilai-nilai keislaman. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, MT Pasar Kluwih diharapkan menjadi ruang edukasi Qur’ani yang inklusif di tengah aktivitas ekonomi masyarakat.

Suasana religius yang tumbuh di Pasar Kluwih diharapkan membawa keberkahan, tidak hanya bagi para pedagang, tetapi juga bagi seluruh ekosistem pasar dan masyarakat sekitarnya. (AKI)