Berita

SISAPA Kemenag Kota Yogyakarta Angkat Tema Integritas ASN sebagai Fondasi Pelayanan Publik Berkualitas

Yogyakarta (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta kembali menggelar Siaran Sapa Pagi (SISAPA) secara daring melalui Zoom Meeting dari Studio Podcast Kankemenag Kota Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). Mengusung tema “Integritas ASN Fondasi Pelayanan Publik Berkualitas”, kegiatan ini diikuti 156 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Podcast dipandu oleh host Zahara Emilya Girsang, S.Ag., dengan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., sebagai narasumber utama. Turut menjadi panelis Kasubbag Tata Usaha H. Ahmad Mustafid, S.Ag., M.Hum., Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Mohammad Tahrir, S.E., M.M., Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H. Saeful Anwar, S.Ag., M.S.I., Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam H. Fariq Nurrokhim, S.H.I., M.A., Penyelenggara Zakat dan Wakaf Ali Shofa, S.Pd.I., serta Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Katolik V. Tatik Trijati Ningsih, S.I.P., M.Sc.

Dalam paparannya, Ahmad Shidqi menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kinerja ASN yang profesional dan berkualitas. Menurutnya, ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral yang besar karena tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan publik, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai etika, kejujuran, dan akuntabilitas.

“Integritas harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan integritas yang kuat, pelayanan publik akan semakin berkualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama akan terus meningkat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar terus menjaga komitmen terhadap pembangunan Zona Integritas, sehingga predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang telah diraih dapat dipertahankan melalui budaya kerja yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.

Pada sesi panel, Kasubbag Tata Usaha Ahmad Mustafid menyampaikan perkembangan pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) yang saat ini memasuki tahapan monitoring dan evaluasi oleh Biro Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Agama. Ia mengajak seluruh unit kerja untuk mempersiapkan data dukung secara optimal sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Katolik V. Tatik Trijati Ningsih menjelaskan mekanisme pemilihan ASN Award Triwulan II yang tahun ini menggunakan metode penilaian baru melalui Indeks Profesionalitas ASN (IP ASN) dan Document Management System (DMS) pada aplikasi e-Kinerja BKN. Sistem tersebut diharapkan mampu menghasilkan penilaian yang lebih objektif, terukur, dan mendorong peningkatan kinerja ASN.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam, H. Fariq Nurrokhim, menyampaikan bahwa Seksi PAIS terus melanjutkan program pemberdayaan penyuluh agama Islam sebagai tenaga pengajar Al-Qur’an di sekolah-sekolah umum. Program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter dan literasi keagamaan bagi peserta didik.

Penyelenggara Zakat dan Wakaf Ali Shofa memaparkan perkembangan persiapan Program Yogyakarta Kota Wakaf yang menjadi salah satu program strategis Kementerian Agama Kota Yogyakarta tahun 2026. Ia mengajak seluruh ASN untuk turut menyukseskan program tersebut melalui edukasi kepada masyarakat dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Mohammad Tahrir menyampaikan kesiapan Kota Yogyakarta dalam menghadapi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), mulai dari pembinaan peserta, persiapan teknis penyelenggaraan, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar pelaksanaan MTQ berjalan sukses.

Sedangkan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Saeful Anwar menyampaikan penguatan fungsi pengawasan internal melalui implementasi program pengendalian gratifikasi. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan budaya integritas sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Melalui SISAPA, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus membangun ruang komunikasi yang efektif antara pimpinan dan seluruh ASN. Selain menjadi media penyampaian informasi strategis, podcast ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi, meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan organisasi, serta menumbuhkan budaya kerja yang berintegritas demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas. [Ara]